Kemenparekraf Uji Coba Paket Wisata Tripel B, Konektivitas Bali dan Banyuwangi Lewat Jalur Laut

Sabtu, 21 September 2024 - 23:20 WIB
loading...
Kemenparekraf Uji Coba...
Kemenparekraf memulai uji coba paket wisata Tripel B, yang meliputi Bali Barat, Bali Utara, dan Banyuwangi. Acara ini digelar di Buleleng, Sabtu (21/9/2024). Foto/Pande Wismaya
A A A
BALI - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI memulai uji coba paket wisata Tripel B, yang meliputi Bali Barat, Bali Utara, dan Banyuwangi. Acara ini digelar di Buleleng, Bali pada Sabtu (21/9/2024).

Uji coba ini dipimpin langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno . Di mana Sandiaga berkesempatan untuk menjajal paket wisata ini untuk pertama kalinya dan melihat langsung potensi wisata yang ada.

"Senang sekali hari ini kami menjajal uji coba pertama untuk paket wisata Bali Barat, Bali Utara dan Banyuwangi dan hari ini, kita tadi disambut dengan lumba-lumba. Saya sangat surprise," kata Sandiaga.

"Selain melintasi selat Bali yang indah kanan dan kiri, saya juga didampingi Kepala Taman Nasional menceritakan potensi taman nasional untuk ekowisata, tapi tiba-tiba muncul sekelompok lumba-lumba," sambungnya.

Baca Juga: Puncak Jadi Destinasi Favorit, Kemenparekraf Soroti Macet Horor saat Long Weekend

Paket wisata Triple B ini bertujuan meningkatkan kunjungan wisata ke Bali Utara hingga 10 persen pada tahun pertama operasinya. Dalam paket ini, wisatawan diajak menyusuri wilayah Bali Barat dan Bali Utara melalui jalur laut, dengan menggunakan kapal cepat.

Di mana rute wisata mencakup destinasi seperti Watu Dodol, Bangsring, dan Kawah Ijen di Banyuwangi, serta Taman Nasional Bali Barat, Teluk Pemuteran, hingga Pantai Lovina di Buleleng. "Kita harapkan ke depan dengan kerja sama yang lebih erat, kita akan buka ini Bayuwangi - Buleleng dengan stop over di Pemuteran," jelasnya.

Sandiaga mengatakan konektivitas antar destinasi ini dirancang melalui jalur laut untuk mempercepat perjalanan dan menambah jumlah destinasi yang dapat dikunjungi wisatawan.

"Di Pemuteran ini ada wisata religi, ada wisata konservasi Biorock. Ada juga event Ken yang sangat terkenal di sini. Jadi bagi yang ingin wisata konservasi juga Taman Nasional Bali Baratnya sudah ready, tapi untuk wisata alam, wisata budaya, wisata religi juga tersedia," ucapnya.

Baca Juga: Dorong Terciptanya Konten Dakwah, Kemenparekraf Bekali Santri Kabupaten Tangerang dengan Kecakapan Digital

Dari 7 juta wisatawan yang biasanya mengunjungi Bali Selatan setiap tahunnya, paket wisata ini ditargetkan mampu mengalihkan 10 persen wisatawan ke Bali Utara dan Banyuwangi.

"Kita sudah mendapat sinyal positif dalam tahap uji coba. Kita lihat nanti demand-nya seperti apa, jadi nanti infrastrukturnya akan menyesuaikan. Seandainya sudah rutin, potensinya bisa awalnya dua kali seminggu, setelah itu bisa berkembang. Infrastrukturnya akan kita tambah," ujarnya.

Paket wisata Tripel B ini juga dipasarkan dengan target utama musim liburan akhir 2024. Dengan menggunakan kapal cepat, wisatawan dapat menempuh perjalanan dari Banyuwangi ke Bali Barat hingga kawasan Lovina dalam waktu 2 jam.

"Sudah mulai dijual. Jadi kita harapkan nanti seiring dengan pesanan, kita bisa menyasar di akhir tahun dan awal tahun. Di Ketapang - Gilimanuk itu bisa 2,5 sampai 3,5 jam, dengan kapal cepat ini mereka bisa bermalam di Banyuwangi dan langsung menuju Lovina 2 jam," paparnya.

Baca Juga: Kemenparekraf Umumkan 3 Desa Wisata Terbaik, Ini Daya Tarik dan Keunggulannya

Selain menawarkan perjalanan yang lebih cepat dan nyaman, paket ini juga menjanjikan pengalaman wisata yang aman dari segi konservasi dan lingkungan. "Harapannya memberikan pengalaman lebih menyenangkan. Aman dari segi konservasi, tapi juga kaya akan ragam dari produk wisata yang ditawarkan," tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hong Kong Naik ke Posisi...
Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Masuk Ancol Gratis Masuk...
Masuk Ancol Gratis Masuk Mulai 8-19 Juni 2026, Catat Jam dan Syaratnya
Akomodasi Baru di Lampung...
Akomodasi Baru di Lampung Bikin Akses ke Destinasi Favorit Kian Mudah
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Hari Pertama Long Weekend,...
Hari Pertama Long Weekend, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 50 Ribu Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Rekomendasi
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Berita Terkini
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 9: Hidup Mila Semakin Rumit, Elin Masih Dihantui Mantan Suaminya
Wardatina Mawa Akan...
Wardatina Mawa Akan Pakai Baju Putih saat Sidang Putusan Cerai, Simbol Akhir Pernikahan dengan Insanul Fahmi
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Infografis
Sering Diperebutkan,...
Sering Diperebutkan, Ini Perbedaan Jalur Gaza dan Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved