alexametrics

Slipknot Buat Festival Knotfest di Kapal Pesiar

loading...
Slipknot Buat Festival Knotfest di Kapal Pesiar
Slipknot akan membuat Knotfest di kapal pesiar. Perhelatan itu akan lebih menarik pada musim panas mendatang. Perjalanan lepas laut ini akan dimulai dari Barcelona, Spanyol. Foto/Instagram.
A+ A-
LOS ANGELES - Slipknot akan menggelar Knotfest ke laut dengan pelayaran di musim panas mendatang. Perjalanan akan dimulai dari Barcelona, Spanyol.

Festival tahunan ini sudah dimulai pada 2012 dan saat ini berlangsung di lima Negara, yakni Amerika Serikat, Jepang, Meksiko, Kolumbia, dan Prancis. Namun tahun depan, pelantun 'Psychosocial' berencana memperluas acara Knotfest dengan pengalaman pelayaran yang unik yang dimulai dari Barcelona.

Band yang digawangi Corey Taylor, Shawn Crahan, Craig Jones, Mick Thomson, Sid Wilson, Jim Root, Alessandro Venturella, dan Jay Weinberg ini akan memulai pelayaran pada 10-14 Agustus 2020 dan akan menampilkan dua pertunjukan Slipknot dengan lineup yang masih belum diumumkan.



Sebelum pelayaran, Slipknot akan mengambil bagian dalam Knotfest pertama mereka di Mexico City akhir bulan ini, ketika mereka membawa festival ke Parque Deportivo Oceania pada 30 November 2019 mendatang.

Mereka kemudian akan melakukan perjalanan ke Knotfest Colombia di Hipódromo De Los Andes di Bogotá pada 6 Desember 2019, sebelum muncul di Jepang antara 20 dan 21 Maret tahun depan.

Sementara, baru-baru ini Corey Taylor membuka tentang ekses dalam musik, dia bersikeras lebih memilih untuk membuat musik tanpa minuman dan obat-obatan.

“Saya kira pendapat itu dibuat orang yang benar-benar lengket dengan itu. Mereka ingin orang mengira sulit berkreasi tanpa bahan-bahan kimia seperti itu. Dan, itu adalah bahasa para pecandu karena saya dulu biasa melakukannya dari titik tampil. Saya diyakinkan kalau saya tidak bisa tampil tanpa menenggak setetes Jack dan Coke—setidaknya. Dan, kemudian jadi dua. Dan, lalu jadi setengah botol. Itu kecanduan,” kata Corey.

“Jadi, saya kira mitos itu dibuat seorang pecandu yang mencari orang untuk memaksakan ketergantungan mereka. Dan, itu mudah—terutama ketika kalian melihat kejenakaan mereka dan mendengar, ‘Itu waktu yang menyenangkan.’ Dan, memang itu dulunya menyenangkan. Tapi, itu nggak ada hubungannya dengan membuat album; nggak ada hubungannya dengan menulis dan tampil dan menggunakan kemampuannya. Itu adalah efek setelahnya; itu adalah pesta setelahnya,” tambah dia seperti dikutip Blabbermouth.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak