Ini Bukti Pangeran Harry dan Meghan Markle Tidak Menghormati Aturan Kerajaan
Selasa, 24 September 2024 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Dilansir dari Express, Selasa (24/9/2024), secara umum, anggota Keluarga Kerajaan menjauhi politik dan menahan diri dari menyuarakan pendapat politik mereka.
Namun, Harry dan Meghan mengundurkan diri sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan dan tidak mendukung Kamala Harris atau Donald Trump. Hanya saja, pernyataan terbaru mereka memang mengandung nuansa politis.
Namun, seorang pakar mengklaim bahwa pesan di situs resmi tersebut, sejalan dengan merek global mereka yang melakukan apa yang mereka inginkan, tanpa memikirkan aturan atau adat istiadat kerajaan.
"Dari perspektif PR, pernyataan mereka tentang pemilu AS kemungkinan tidak akan berdampak signifikan, baik positif maupun negatif," kata pendiri dan direktur Atticism Renae Smith.
Baca Juga: Meghan Markle Dinilai Sulit Menyesuaikan Diri, Pangeran Harry Dapat Peringatan Keras dari Paman
"Karena Harry dan Meghan tidak lagi menyandang status anggota Keluarga Kerajaan yang bekerja, mereka tidak terikat oleh konvensi yang sama, dan audiens mereka, sekarang, mengharapkan mereka untuk berbicara tentang isu politik dan sosial," sambungnya.
Namun, Harry dan Meghan mengundurkan diri sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan dan tidak mendukung Kamala Harris atau Donald Trump. Hanya saja, pernyataan terbaru mereka memang mengandung nuansa politis.
Namun, seorang pakar mengklaim bahwa pesan di situs resmi tersebut, sejalan dengan merek global mereka yang melakukan apa yang mereka inginkan, tanpa memikirkan aturan atau adat istiadat kerajaan.
"Dari perspektif PR, pernyataan mereka tentang pemilu AS kemungkinan tidak akan berdampak signifikan, baik positif maupun negatif," kata pendiri dan direktur Atticism Renae Smith.
Baca Juga: Meghan Markle Dinilai Sulit Menyesuaikan Diri, Pangeran Harry Dapat Peringatan Keras dari Paman
"Karena Harry dan Meghan tidak lagi menyandang status anggota Keluarga Kerajaan yang bekerja, mereka tidak terikat oleh konvensi yang sama, dan audiens mereka, sekarang, mengharapkan mereka untuk berbicara tentang isu politik dan sosial," sambungnya.
Lihat Juga :