alexametrics

Ghaniyya Ghazi Dukung Pariwisata di Serambi Mekkah lewat Lagu

loading...
Ghaniyya Ghazi Dukung Pariwisata di Serambi Mekkah lewat Lagu
Tampil di gelaran Aceh Sumatera Expo 2019, Ghaniyya Gazzi turut dukung pariwisata bumi Serambi Mekkah. / Foto: ist
A+ A-
JAKARTA - Memiliki darah Aceh, penyanyi Ghaniyya Gazzi pun memiliki keinginan besar untuk mendukung program pariwisata di bumi Serambi Mekkah. Salah satunya sebagaimana dilakukan Ghaniyya saat tampil di gelaran Aceh Sumatera Expo 2019 belum lama ini.

Ghaniyya dengan kemampuan bermusiknya mencoba mengajak anak-anak seusianya atau generasi milenial untuk menjelajahi keindahan pariwisata di Aceh. Memperlihatkan kecintaannya terhadap leluhurnya, Ghaniyya memasukan unsur musik etnik Aceh ke dalam single-nya I Think I Should've Listened.

Selama aksinya di panggung Aceh Sumatra Expo 2019, Ghaniyya, yang menyukai musik sejak masih anak-anak, membawakan lima lagu, tiga di antaranya lagu ciptaannya sendiri. Dan kelima lagu itu, antara lain Starlite (Muse), Bad Guy (Billie Eilish), The Reason Why, Can't Live, dan I Think I Should've Listened.



Ghaniyya mengatakan bahwa ketiga lagunya itu diciptakan dalam bahasa Inggris. Dirinya mengakui kalau lebih nyaman menggunakan bahasa Inggris dalam menciptakan lagu lantaran dalam kesehariannya dia menggunakan bahasa asing baik di sekolah maupun di rumah.

"Aku sih sebenarnya lebih nyaman kalau nyiptain lagu itu pakai bahasa Inggris. Karena di sekolah juga sehari-harinya komunikasinya pakai bahasa asing, nulis puisi juga pakai bahasa Inggris, curhatnya juga biasa pakai bahasa Inggris, jadi lebih terbiasa dengan bahasa asing," tutur Ghaniyya di Jakarta, Senin (25/11).

Lagu-lagu Ghaniyya terdengar sangat kekinian, musiknya lebih didominasi sequencer bertempo yang up-beat. Sedangkan lagu I Think I Should've Listened disebut Ghaniyya berkisah tentang masalah patah hati yang terinspirasi dari sahabatnya sendiri.

Lagu tersebut kian terasa emosinya saat Ghaniyya memasukkan unsur etnik Aceh dalam musiknya. "I Think I Should've Listened itu dimasukin musik etnik Aceh, supaya musik etnik Aceh bisa lebih aku eksplore lagi, tapi terserah bagaimana orang yang menginterpretasikannya seperti apa," ungkap Ghaniyya, yang saat ini juga tengah mempersiapkan perilisan mini albumnya.

Pada kesempatan lain, Ketua Pelaksana Aceh Sumatera Expo 2019, Cut Sri Mainita mengutarakan jika ajang ini bertujuan untuk mempromosikan Aceh sebagai destinasi wisata halal unggulan, dan destinasi investasi dunia. Selain itu, juga mendekatkan Aceh ke pasar wisnus dan wisman di Jakarta dengan melibatkan pelaku industri wisata di Aceh.

"Aceh terus melakukan berbagai upaya dalam promosi industri pariwisatanya melalui berbagai strategi pemasaran, baik melalui strategi pemasaran, seperti Destination, Origin dan Time (DOT), strategi promosi seperti Branding, Advertising dan Selling (BAS) dan strategi media lainnya, seperti Paid Media, Owned Media, Social Media, Endorser (POSE)," papar Cut Sri Mainita.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak