alexametrics

Radang Tenggorokan, Shawn Mendes Batalkan Konser di Brasil

loading...
Radang Tenggorokan, Shawn Mendes Batalkan Konser di Brasil
Shawn Mendes membatalkan konsernya di Brasil, akhir pekan lalu, setelah dokter melarangnya lantaran mengalami laryngitis atau radang tenggorokan. Foto/Instagram.
A+ A-
JAKARTA - Shawn Mendes menderita laryngitis, radang pita suara. Akibatnya penyanyi berusia 21 tahun itu terpaksa membatalkan konsernya di Sao Paulo, Brasil, pada Sabtu (30/11/19).

Mendes menuruti perintah dokter untuk beristirahat agar tidak melakukan seni olah vocal. Jika tidak, maka ada risiko "kerusakan jangka panjang" pada suaranya.

“Sao Paulo, aku sangat menyesal harus memberitahumu hal ini, tetapi hari ini aku bangun dengan perasaan sakit, dan pergi ke dokter, untuk mengetahui aku menderita radang tenggorokan dan infeksi sinus yang telah menyebabkan pembengkakan pita suara saya,” tulis Mendes di media sosial.



“Ini menghancurkan hati saya untuk melakukan ini, tetapi dokter saya mengatakan kepada saya bahwa saya tidak bisa tampil malam ini atau itu akan berisiko kerusakan jangka panjang pada suara saya. Aku sangat mencintaimu dan meminta maaf dari lubuk hatiku semoga aku bisa berada di panggung malam ini. Aku berjanji akan menebusnya untukmu lain kali aku kembali ke Amerika Selatan,” tambah dia.

Pembatalan konser ini juga disambut hangat kekasihnya, Camila Cabello. Sebelumnya, artis cantik ini memuji pria tampan itu di Instagram. Dia juga berterima kasih kepada penggemar yang sudah mendukung mereka.

“Aku mencintaimu @shawnmendes, terima kasih sudah ada di sana untukku kemarin dan setiap hari, kamu memiliki hati yang paling penuh perhatian dan indah di dunia! Terima kasih kepada semua penggemar kami untuk memilih, kami sangat mencintai dan menghargai kalian semua dan sangat berterima kasih untuk Anda [emoji hati],” tulis dia.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak