alexametrics

Ini Bahaya Kesehatan Perut Buncit dan Cara Mengatasinya

loading...
Ini Bahaya Kesehatan Perut Buncit dan Cara Mengatasinya
Perut buncit tidak hanya mempengaruhi penampilan. Seiring bertambahnya usia, masalah ini bisa muncul. Namun, tidak berarti tidak bisa dihindari dan diatasi. (Gastroenterology Consultants)
A+ A-
Terkadang, bertambahnya usia juga menambah ukuran tubuh, terutama perut. Perut buncit sepertinya sudah menjadi masalah bagi banyak orang. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi penampilan, tapi juga berbahaya bagi kondisi kesehatan secara umum.

Dikutip dari Alodokter, perut buncit disebabkan penumpukan lemak di bagian perut. Ada dua macam lemak di perut. Yang pertama, lemak subkutan. Ini adalah yang berada di bawah kulit. Lemak ini dapat dicubit dan terlihat. Yang kedua, lemak viseral. Lemak ini berada di sekitar organ dalam tubuh sehingga tidak terlihat. Lemak viseral inilah yang sering dihubungkan dengan kondisi obesitas di perut. Selain berbahaya karena dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, lemak viseral sangat sulit untuk dihilangkan.

Seperti halnya obesitas pada tubuh, perut buncit timbul oleh karena asupan makanan yang melebihi energi yang diperlukan untuk aktivitas fisik. Apabila Anda makan terlalu banyak, khususnya makanan yang tinggi gula dan kolesterol dan kurang berolahraga, Anda akan mengalami penumpukan lemak pada tubuh, termasuk lemak di perut.



Riwayat obesitas pada keluarga, kurang tidur, kebiasaan mengonsumsi alkohol, dan stres yang tinggi juga berpengaruh terhadap timbulnya perut buncit. Usia tua dan ketidakseimbangan hormon pada wanita menopause juga mempermudah timbulnya perut buncit.

Bagi Anda yang memiliki perut buncit karena kebanyakan lemak, sebaiknya waspada, karena kondisi ini meningkatkan risiko sejumlah penyakit yang berbahaya. Kumpulan lemak di dalam tubuh bisa mengeluarkan senyawa peradangan dan hormon yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Senyawa-senyawa peradangan disebut juga sitokin. Zat ini dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Para peneliti juga menemukan bahwa senyawa sitokin dapat menyebabkan kanker tertentu. Disebutkan bahwa lemak perut berkaitan erat dengan kanker usus besar, kanker kerongkongan, dan kanker pankreas.

Bahaya perut buncit juga terkait dengan peningkatan produksi kolesterol buruk dan penurunan produksi kolesterol baik. Itulah mengapa perut buncit dapat meningkatkan risiko penyakit kolesterol tinggi. Selain itu, lemak berlebih juga menyebabkan insulin menjadi kurang efektif dalam mengontrol gula darah sehingga meningkatkan risiko diabetes. Selain itu, lemak berlebih juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit kardiovaskular.

Meski terasa sulit, tapi perut buncit sebenarnya bisa diatasi. Ada sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat perut Anda yang buncit bisa mengecil. Namun, untuk mendapatkannya, dibutuhkan usaha dan komitmen Anda.

1. Kencangkan otot perut Anda
Anda dapat mengencangkan otot perut Anda dengan sit-up atau gerakan lainnya, tapi dengan hanya melakukan latihan-latihan itu tidak akan menyingkirkan perut buncit secara bermakna. Lakukanlah strategi kombinasi diet dan olahraga yang ditujukan untuk mengurangi berat badan, mengurangi lemak tubuh total sekaligus menghilangkan lemak di perut.

2. Perhatikan makanan yang dikonsumsi dan asupan kalorinya
Untuk mengurangi lemak pada perut, Anda perlu mengurangi asupan kalori dalam tub Konsumsi kalori setidaknya dikurangi 500—1.000 kalori per hari dari total kebutuhan. Kurangi karbohidrat dan mulai mengonsumsi banyak sayuran, buah, produk susu rendah lemak, produk biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak.

3. Perbanyak aktivitas fisik
Kurangnya aktivitas dapat membuat Anda kesulitan mengecilkan perut buncit. Mulai biasakan melakukan olahraga, dengan kombinasi latihan angkat beban dan Jika sudah tidak terbiasa melakukan olahraga berat, mulailah dengan rutin berjalan kaki atau yoga.

4. Kurangi konsumsi minuman beralkohol
Selain tidak baik untuk kesehatan, minuman beralkohol juga dapat menyebabkan perut Anda menjadi buncit.

5. Hindari stres
Stres juga dapat memicu perut buncit. Apabila Anda memiliki masalah, cobalah bermeditasi, lakukan relaksasi, dan berbincanglah dengan orang terdekat Anda.

6. Tidur yang cukup
Kurang tidur dapat menyebabkan nafsu makan meningkat sehingga memengaruhi pola makan. Banyak penelitian juga menemukan bahwa kurang tidur berpengaruh pada peningkatan berat badan. Rekomendasi tidur sehari-hari untuk orang dewasa yaitu 7—8 jam per hari.

Untuk mengecilkan ukuran perut mulailah untuk menjalani hidup sehat dengan menjaga konsumsi makanan Anda, mengubah gaya hidup, dan rajin melakukan olahraga untuk menghindari bahaya perut buncit. Anda dapat berkonsultasi ke dokter gizi untuk menentukan cara mengurangi lemak berlebih dan menjaga berat badan ideal yang tepat untuk Anda.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak