CDC: Orang Tanpa Gejala Covid-19 Tak Perlu Tes
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 15:06 WIB
loading...
Beberapa orang tanpa gejala (OTG) mungkin tidak perlu dites. Hal itu diungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) terkait pedoman pengujian COVID-19. Foto/Istimewa.
A
A
A
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengubah pedoman pengujian COVID-19. Dijelaskannya beberapa orang tanpa gejala (OTG) mungkin tidak perlu dites, bahkan jika mereka telah melakukan kontak dekat dengan seseorang yang diketahui mengidap virus corona baru.
Sebelumnya, CDC mengatakan tes untuk orang yang baru saja atau dicurigai terpapar, termasuk jika mereka tidak menunjukkan gejala.
"Pengujian disarankan untuk semua kontak dekat orang dengan infeksi SARS-CoV-2. Karena potensi penularan tanpa gejala dan pra-gejala, penting bagi kontak individu dengan SARS-CoV- 2 infeksi dengan cepat diidentifikasi dan diuji," tulis CDC dalam situs web sebelumnya dilansir dari CNN.
Leana Wen, seorang dokter darurat dan profesor kesehatan masyarakat di Universitas George Washington yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris kesehatan Baltimore, mengatakan bahwa perubahan pedoman pengujian tidak masuk akal. “Justru inilah orang-orang yang harus diuji,” kata Wen memberikan contoh seseorang yang terpapar di tempat kerja yang menginginkan tes agar bisa melindungi keluarganya di rumah.
CDC mengubah panduannya di situs pada Senin. "Jika Anda telah melakukan kontak dekat (dalam jarak 6 kaki) dengan seseorang yang terinfeksi COVID-19 setidaknya selama 15 menit tetapi tidak memiliki gejala, Anda tidak perlu tes kecuali Anda seorang individu yang rentan atau penyedia layanan kesehatan atau negara bagian atau pejabat kesehatan masyarakat setempat merekomendasikan Anda," tulis CDC.
Sebelumnya, CDC mengatakan tes untuk orang yang baru saja atau dicurigai terpapar, termasuk jika mereka tidak menunjukkan gejala.
"Pengujian disarankan untuk semua kontak dekat orang dengan infeksi SARS-CoV-2. Karena potensi penularan tanpa gejala dan pra-gejala, penting bagi kontak individu dengan SARS-CoV- 2 infeksi dengan cepat diidentifikasi dan diuji," tulis CDC dalam situs web sebelumnya dilansir dari CNN.
Leana Wen, seorang dokter darurat dan profesor kesehatan masyarakat di Universitas George Washington yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris kesehatan Baltimore, mengatakan bahwa perubahan pedoman pengujian tidak masuk akal. “Justru inilah orang-orang yang harus diuji,” kata Wen memberikan contoh seseorang yang terpapar di tempat kerja yang menginginkan tes agar bisa melindungi keluarganya di rumah.
CDC mengubah panduannya di situs pada Senin. "Jika Anda telah melakukan kontak dekat (dalam jarak 6 kaki) dengan seseorang yang terinfeksi COVID-19 setidaknya selama 15 menit tetapi tidak memiliki gejala, Anda tidak perlu tes kecuali Anda seorang individu yang rentan atau penyedia layanan kesehatan atau negara bagian atau pejabat kesehatan masyarakat setempat merekomendasikan Anda," tulis CDC.