Kesuksesan National Cybersecurity Connect 2024: Memperkuat Keamanan Siber di Era Digital
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 08:39 WIB
loading...
National Cybersecurity Connect (NCC) 2024 sukses diselenggarakan pada 8 dan 9 Oktober 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta.
A
A
A
JAKARTA - National Cybersecurity Connect (NCC) 2024 sukses diselenggarakan pada 8 dan 9 Oktober 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta. Acara ini mempertemukan lebih dari 500 peserta dari berbagai sektor, termasuk pemerintahan, industri, dan akademisi, untuk membahas isu-isu terkini dan inovasi terbaru di bidang keamanan siber.
Mengusung tema utama 'A Journey Into Cyber Resilience', NCC 2024 menghadirkan 20 pembicara terkemuka yang terdiri dari pakar keamanan siber, pejabat pemerintah, dan pelaku industri. Para pembicara berbagi wawasan mendalam tentang tantangan keamanan di era digital, serta mengupas solusi strategis untuk menjaga ketahanan dunia maya di tengah ancaman yang semakin kompleks.
Salah satu sorotan utama dari acara ini adalah sesi diskusi panel dan keynote speech yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam menangani serangan siber. Acara ini juga menampilkan Cyberfest, sebuah acara interaktif yang menghadirkan berbagai inovasi dan teknologi terkini di bidang cybersecurity. Peserta mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan teknologi keamanan canggih yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka.
“Kongres di bidang keamanan siber ini telah menelorkan beberapa rekomendasi penting untuk menjadi bahan pertimbangan pihak pemerintah. Rekomendasi ini berfokus pada pengembangan talenta keamanan siber, peningkatan kolaborasi, penetapan standar, serta mengatasi tantangan dalam ekonomi digital,” tutur Hoky sapaan akrab Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Wakil Ketua Umum Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.
Hal itu penting guna mengatasi tantangan baru dalam perdagangan digital dan keamanan aplikasi mobile. Kombinasi dari pendidikan, kerja sama internasional, dan regulasi proaktif akan Turut hadir dan terlibat dalam kogres ini Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN RI Slamet Aji Pamungkas, Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Hokky Situngkir, Dosen Swiss German University Eka Budiarto.
Mengusung tema utama 'A Journey Into Cyber Resilience', NCC 2024 menghadirkan 20 pembicara terkemuka yang terdiri dari pakar keamanan siber, pejabat pemerintah, dan pelaku industri. Para pembicara berbagi wawasan mendalam tentang tantangan keamanan di era digital, serta mengupas solusi strategis untuk menjaga ketahanan dunia maya di tengah ancaman yang semakin kompleks.
Salah satu sorotan utama dari acara ini adalah sesi diskusi panel dan keynote speech yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam menangani serangan siber. Acara ini juga menampilkan Cyberfest, sebuah acara interaktif yang menghadirkan berbagai inovasi dan teknologi terkini di bidang cybersecurity. Peserta mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan teknologi keamanan canggih yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka.
“Kongres di bidang keamanan siber ini telah menelorkan beberapa rekomendasi penting untuk menjadi bahan pertimbangan pihak pemerintah. Rekomendasi ini berfokus pada pengembangan talenta keamanan siber, peningkatan kolaborasi, penetapan standar, serta mengatasi tantangan dalam ekonomi digital,” tutur Hoky sapaan akrab Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Wakil Ketua Umum Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.
Hal itu penting guna mengatasi tantangan baru dalam perdagangan digital dan keamanan aplikasi mobile. Kombinasi dari pendidikan, kerja sama internasional, dan regulasi proaktif akan Turut hadir dan terlibat dalam kogres ini Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN RI Slamet Aji Pamungkas, Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Hokky Situngkir, Dosen Swiss German University Eka Budiarto.
Lihat Juga :