Cegah Penuaan Dini di Kulit Wajah dengan Retinol
Selasa, 15 Oktober 2024 - 11:00 WIB
loading...
Prosesi peluncuran New Retinol Experience Neutrogena Visible Repair dengan Pure Retinol SA di Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sejak pertengahan usia 20-an, produksi kolagen alami tubuh akan melambat seiring bertambahnya usia. Hal tersebut dapat menyebabkan terbentuknya tampilan kerutan dan garis halus seiring dengan bertambahnya waktu.
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan munculnya tampilan garis halus pada usia muda yakni faktor intrinsik atau proses penuaan alami, dan faktor ekstrinsik seperti paparan terhadap sinar matahari serta polusi. Selain itu juga pemilihan produk skincare yang tak sesuai dengan kondisi kulit maupun konsumsi nutrisi yang kurang baik.
Menurut Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV, beberapa pasiennya yang masih berusia 20-an mulai khawatir dengan tanda-tanda penuaan dini pada kulit wajah, termasuk munculnya garis halus. Selain menanyakan penyebab munculnya garis-garis halus tersebut, mereka juga ingin mengetahui bahan aktif yang dapat membantu mencegah atau memperlambat proses penuaan.
"Sebaiknya menggunakan retinol, yang bisa mencegah dan memperlambat munculnya kerutan dan garis halus. Retinol merupakan salah satu bentuk retinoid yang lebih lembut dibandingkan dengan asam retinoat dan retinaldehid, sehingga lebih jarang menyebabkan iritasi dan cocok untuk semua jenis kulit," kata dr. Fitria saat menjadi pembicara di peluncuran New Retinol Experience Neutrogena Visible Repair dengan Pure Retinol SA di Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Retinol mengalami dua tahap konversi untuk menjadi bentuk yang paling bioaktif, di mana ia berperan dalam mempercepat pergantian sel kulit, memperkuat epidermis, merangsang produksi kolagen dan elastin di lapisan dermis, serta menjaga kelembapan kulit secara optimal," tambahnya.
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan munculnya tampilan garis halus pada usia muda yakni faktor intrinsik atau proses penuaan alami, dan faktor ekstrinsik seperti paparan terhadap sinar matahari serta polusi. Selain itu juga pemilihan produk skincare yang tak sesuai dengan kondisi kulit maupun konsumsi nutrisi yang kurang baik.
Menurut Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV, beberapa pasiennya yang masih berusia 20-an mulai khawatir dengan tanda-tanda penuaan dini pada kulit wajah, termasuk munculnya garis halus. Selain menanyakan penyebab munculnya garis-garis halus tersebut, mereka juga ingin mengetahui bahan aktif yang dapat membantu mencegah atau memperlambat proses penuaan.
"Sebaiknya menggunakan retinol, yang bisa mencegah dan memperlambat munculnya kerutan dan garis halus. Retinol merupakan salah satu bentuk retinoid yang lebih lembut dibandingkan dengan asam retinoat dan retinaldehid, sehingga lebih jarang menyebabkan iritasi dan cocok untuk semua jenis kulit," kata dr. Fitria saat menjadi pembicara di peluncuran New Retinol Experience Neutrogena Visible Repair dengan Pure Retinol SA di Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Retinol mengalami dua tahap konversi untuk menjadi bentuk yang paling bioaktif, di mana ia berperan dalam mempercepat pergantian sel kulit, memperkuat epidermis, merangsang produksi kolagen dan elastin di lapisan dermis, serta menjaga kelembapan kulit secara optimal," tambahnya.