Cinta Terpendam Bio One untuk Febby Rastanty dalam Film Romantis Berlatar Era '90-an 'Sampai Nanti Hanna'
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 02:20 WIB
loading...
Azoo Project bekerja sama dengan Pic(k)lock Films dan Fortius Films merilis Sampai Nanti Hanna yang berkisah tentang percintaan di era 1990-an. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Azoo Project bekerja sama dengan Pic(k)lock Films dan Fortius Films merilis “Sampai Nanti Hanna” yang berkisah tentang percintaan di era 1990-an. Sebuah film tentang cinta, kesempatan kedua, dan perjalanan emosional yang mendalam serta pilihan-pilihan dalam kehidupan.
Film yang disutradarai oleh Agung Sentausa ini menampilkan Febby Rastanty, Bio One, dan Ibrahim Risyad sebagai bintang utama. Sang produser eksekutif, Ary Zulfikar, mengatakan bahwa film ini menceritakan kisah cinta dua manusia yang dihadapkan pada suatu pilihan hidup.
“Selama ini kita selalu berhadapan dengan pilihan-pilihan dan harus memilih dalam menentukan hidupnya sendiri dan saya pikir itu relate dengan kondisi yang ada pada saat ini,” jelas Ary Zulfikar di Jakarta, Jum’at (18/10/2024).
Ia menambahkan, banyak hal yang bisa dipetik sebagai pelajaran dari film “Sampai Nanti Hanna”. Hal itulah yang membuat pihaknya tertarik untuk memfilmkan, karena memang banyak inspirasi muncul dari film tersebut.
Bagi Azoo Projects dan Fortius Films, ini merupakan film pertama yang dirilis melalui kerja sama dengan Pic(k)lock Films dan tentunya akan terus membuat film-film berkualitas untuk memberikan sumbangsih bagi perkembangan industri film di Indonesia.
Film yang disutradarai oleh Agung Sentausa ini menampilkan Febby Rastanty, Bio One, dan Ibrahim Risyad sebagai bintang utama. Sang produser eksekutif, Ary Zulfikar, mengatakan bahwa film ini menceritakan kisah cinta dua manusia yang dihadapkan pada suatu pilihan hidup.
“Selama ini kita selalu berhadapan dengan pilihan-pilihan dan harus memilih dalam menentukan hidupnya sendiri dan saya pikir itu relate dengan kondisi yang ada pada saat ini,” jelas Ary Zulfikar di Jakarta, Jum’at (18/10/2024).
Ia menambahkan, banyak hal yang bisa dipetik sebagai pelajaran dari film “Sampai Nanti Hanna”. Hal itulah yang membuat pihaknya tertarik untuk memfilmkan, karena memang banyak inspirasi muncul dari film tersebut.
Bagi Azoo Projects dan Fortius Films, ini merupakan film pertama yang dirilis melalui kerja sama dengan Pic(k)lock Films dan tentunya akan terus membuat film-film berkualitas untuk memberikan sumbangsih bagi perkembangan industri film di Indonesia.
Lihat Juga :