Kiat Sukses Lepas dari Candu Gula: Inspirasi dari Nunung dan Nutritionist

Rabu, 23 Oktober 2024 - 14:00 WIB
loading...
Kiat Sukses Lepas dari...
Cara Cerdas Menghadapi Ketergantungan Gula dalam Podcast Happy Health. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Cara Cerdas Menghadapi Ketergantungan Gula dalam Podcast Happy Health

Apakah salah satu dari kalian merupakan pejuang diabetes ? Bagi para pejuang diabetes memang sangat tricky dalam memilah makanan yang aman untuk dikonsumsi, terutama yang rendah gula atau Indeks Glikemik rendah. Apa saja kategori makanan yang mengandung Indeks Glikemik rendah?

Dalam episode podcast Happy Health kali ini, pembawa acara Agatha dan Jeffry menghadirkan bintang tamu istimewa: komedian legendaris Nunung dan nutritionist Jennifer. Episode ini menyoroti salah satu tantangan terbesar yang dihadapi banyak orang, yaitu kecanduan gula dan dampak buruknya terhadap kesehatan. Pada kali ini mereka membahas cara-cara cerdas untuk mengatasi konsumsi gula berlebih dengan solusi sehat seperti Gula Lontar.

Ketergantungan Gula dan Dampaknya

Gula sering dianggap sebagai “candu” yang sulit dilepaskan. Nunung mengakui bahwa sebelum didiagnosis diabetes, ia sulit melepaskan diri dari makanan dan minuman manis. Ia bercerita tentang pengalamannya saat menjalani gaya hidup yang penuh dengan gula berlebih, yang akhirnya berkontribusi pada kenaikan berat badan dan masalah kesehatan lainnya.

Jennifer, sang nutritionist, menjelaskan bahwa ketergantungan gula bukan hanya soal keinginan untuk makan manis, tetapi juga terkait dengan respon tubuh terhadap lonjakan kadar gula darah. Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Baca Juga: Mengapa Mengonsumsi Makanan Manis untuk Meningkatkan Mood Bukan Solusi Tepat?

Gula Lontar: Solusi Bagi Pecandu Gula

Untuk membantu mengatasi kecanduan gula, Jennifer memperkenalkan Gula Lontar sebagai salah satu alternatif yang lebih sehat. Gula Lontar memiliki Indeks Glikemik rendah, yang artinya tidak menyebabkan lonjakan drastis pada kadar gula darah seperti gula biasa. Dalam podcast ini, Nunung mencicipi minuman yang dibuat menggunakan Gula Lontar dan memberikan tanggapan positif. Menurutnya, rasa Gula Lontar tetap manis dan lezat, namun lebih aman bagi kesehatannya.

Jennifer juga menjelaskan bahwa selain Gula Lontar, ada beberapa pilihan gula lain yang lebih sehat, seperti gula kelapa dan gula aren. Ia menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda diabetes sejak dini dan segera beralih ke pola hidup sehat, termasuk dalam memilih sumber gula.

Mengubah Kebiasaan, Mengubah Hidup

Perubahan gaya hidup itu bagi Nunung nggak mudah, terutama karena gula menjadi bagian dari kebiasaannya sehari-hari. Tetapi, setelah diagnosis diabetes, ia mulai mengurangi konsumsi gula secara signifikan. “Gula itu candu,” kata Nunung. “Tapi sekarang saya merasa lebih baik setelah beralih ke gula yang lebih sehat”.

Jennifer menambahkan bahwa perubahan kecil dalam konsumsi gula bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan jangka panjang. Mengganti gula biasa dengan Gula Lontar, misalnya, bisa membantu menstabilkan gula darah, mencegah kenaikan berat badan, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Ini adalah langkah sederhana tapi penting untuk mengontrol kecanduan gula dan tetap menikmati rasa manis.

Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan tonton podcastnya di Channel Youtube Yava Bali, ya!

Baca Juga: Cara Memilih Makanan Sehat untuk Pecinta Manis: Yuk, Konsumsi Gula Ramah!
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved