Studi: Penggunaan KB IUD Picu Risiko Kanker Payudara
Kamis, 24 Oktober 2024 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
"Wajar jika orang-orang merasa panik atau khawatir saat melihat penelitian seperti ini, karena peningkatan risiko terkena kanker jenis apa pun itu mengkhawatirkan," kata direktur komunikasi dan pendidikan misi untuk Susan G. Komen Breast Cancer Foundation Kelsey Hampton yang tidak terlibat dalam penelitian.
"Kami tidak ingin orang-orang melihat data ini dan merasa takut. Kami ingin mereka tahu bahwa ini hanyalah bukti dan informasi tambahan yang dapat mereka gunakan untuk berdiskusi secara mendalam dengan dokter mereka," sambungnya.
Bacaa Juga: Apakah Pil KB Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Dokter
Di sisi lain, sebuah laporan yang diterbitkan oleh American Cancer Society menyatakan bahwa kematian akibat kanker payudara di AS telah menurun. Namun diagnosis baru meningkat lebih cepat di kalangan wanita di bawah usia 50 tahun.
Dilansir dari CNN, Kamis (24/10/2024), hal itu menekankan perlunya pengetahuan tentang risiko kanker payudara dimulai sejak dini dan terjadi sering. Bagi profesor kedokteran di University of California San Francisco Dr. Eleanor Bimla Schwarz, manfaat IUD jauh lebih besar daripada risikonya. Data baru ini seharusnya tidak mengubah cara pandang wanita tentang pilihan kontrasepsi yang tersedia bagi mereka.
"Kami tidak ingin orang-orang melihat data ini dan merasa takut. Kami ingin mereka tahu bahwa ini hanyalah bukti dan informasi tambahan yang dapat mereka gunakan untuk berdiskusi secara mendalam dengan dokter mereka," sambungnya.
Bacaa Juga: Apakah Pil KB Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Dokter
Di sisi lain, sebuah laporan yang diterbitkan oleh American Cancer Society menyatakan bahwa kematian akibat kanker payudara di AS telah menurun. Namun diagnosis baru meningkat lebih cepat di kalangan wanita di bawah usia 50 tahun.
Dilansir dari CNN, Kamis (24/10/2024), hal itu menekankan perlunya pengetahuan tentang risiko kanker payudara dimulai sejak dini dan terjadi sering. Bagi profesor kedokteran di University of California San Francisco Dr. Eleanor Bimla Schwarz, manfaat IUD jauh lebih besar daripada risikonya. Data baru ini seharusnya tidak mengubah cara pandang wanita tentang pilihan kontrasepsi yang tersedia bagi mereka.
(dra)
Lihat Juga :