Menkomdigi Meutya Hafid Kunjungi NTT, Ajak Masyarakat Kawal Penggunaan Internet pada Anak

Kamis, 31 Oktober 2024 - 10:54 WIB
loading...
Menkomdigi Meutya Hafid...
Meutya Vidia Hafid memilih Kupang, Nusa Tenggara Timur sebagai kunjungan perdananya sebagai menteri. Foto/ MPI
A A A
KUPANG - Meutya Vidia Hafid memilih Kupang, Nusa Tenggara Timur sebagai kunjungan perdananya setelah didapuk menjadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) dalam Kabinet Merah Putih di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

Meutya mengajak jajarannya meninjau langsung dua titik di Kabupaten Kupang terkait pengembangan akses internet pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Mandailing Natal, Spot-Spot Unik dan Alami

Pertama, Meutya menyambangi SMPN 6 Amarasi, Kabupaten Kupang untuk melihat perkembangan internet di sana.

Meutya mendapat dua permintaan dari Kepala Sekolah SMPN 6 Amarasih, Hendrik Arnold Mau, yakni pemasangan Base Transceiver Station (BTS) dan penambahan ruang kelas.

"Kita kasih satu bulan lah ya untuk akses internet di Amarasih ini," kata Meutya Hafid.

"Kalau gedung saya janjikan 1, minggu depan saya bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, kita akan coba. Tugas saya tadi soal ini menyambungkan, lalu bagaimana literasi digital bisa masuk kurikilum kita akan coba," ujar dia lagi.

Kemudian, Meutya melanjutkan kunjungannya ke Stasiun Bumi Satria-1 Kelurahan Bolok, Kupang Barat. Kali ini, dia mengecek internet satelit didampingi dengan Direktur Utama Satelit Nusantara 3, Heru Dwikartono.

"Memang yang utama adalah kita memberikan layanan internet pada instansi-instansi pemerintah dan juga untuk era tertinggal, itu sudah diuntukkan BTS sebulan. Kalau ini, untuk siapapun yang membutuhkan fasilitas internet dan tidak terlayani," ujar Heru kepada Meutya Hafid.

Di lokasi ini, Meutya juga disambut oleh puluhan pemuka agama dari berbagai daerah di Kupang. Meutya kemudian mengajak mereka untuk mengawal penggunaan internet bagi anak-anak di Kupang.

Peran tersebut, kata dia, diperlukan untuk mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun infrastruktur konektivitas di pelosok negeri.

Jika tidak diawasi, Meutya khawatir, penggunaan internet oleh anak-anak dibawah umur justru membawa dampak negatif.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Malang, Nomor 6 Berasa di Eropa

"Jangan sampai kami di Kementerian membuat infrastruktur tapi digunakan yang tidak baik oleh anak-anak kita. Ini adalah tugas negara, pakai anggaran negara, tidak murah, tentu ini sangat penting. Yang lebih berat lagi bagaimana pemanfaatannya," tutur Meutya.

"Kami di sini sangat berharap sekali pada para pendeta, tolong disampaikan di gereja-gereja, disampaikan agar pemanfaatan internet ini untuk kebaikan," kata dia.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Jerinx SID Curhat Ingin...
Jerinx SID Curhat Ingin Punya Anak di Usia 50 Tahun, Netizen Ramai Beri Dukungan
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Dewi Persik Bongkar...
Dewi Persik Bongkar Alasan Tak Tegur Aldi Taher Lewat WA soal Felice Gabriel
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Rekomendasi
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Berita Terkini
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved