Kenapa Kemenangan Donald Trump Bisa Jadi Bencana bagi Pangeran Harry dan Meghan Markle?

Kamis, 07 November 2024 - 09:00 WIB
loading...
Kenapa Kemenangan Donald...
Kemenangan Donald Trump bisa berpengaruh negatif pada Pangeran Harry dan Meghan Markle, kenapa? Foto/ getty
A A A
JAKARTA - Hasil pemilu AS 2024 telah membawa Donald Trump menang dan mengamankan masa jabatan kedua di Gedung Putih. Kemanangan ini bisa berpengaruh negatif pada Pangeran Harry dan Meghan Markle, kenapa?

Faktanya, dikutip mirror, Trump dari Partai Republik itu telah membuat serangkaian pernyataan yang memberatkan Meghan dan Harry selama kampanye pemilihan presiden AS 2024.

Baca Juga: Donald Trump Menang, Pangeran Harry dan Meghan Markle Bakal Didepak dari Amerika?

Trump telah mengisyaratkan mendeportasi Duke of Sussex dari Amerika Serikat. Apalagi, Harry telah lama dicaci maki oleh Trump sejak dia dan Meghan mengambil keputusan dramatis untuk berhenti menjadi anggota kerajaan dan pindah ke Amerika Serikat lebih dari empat tahun.

Kembali pada 2020 pada saat kampanye pemilihan AS antara Trump dan Joe Biden, keluarga Sussex muncul dalam sebuah video yang mendesak warga Amerika untuk 'memilih menentang ujaran kebencian'.

Meski tidak secara khusus menyebut nama, pernyataan tersebut ditafsirkan sebagai merujuk kepada Trump dan dengan demikian merupakan dukungan terhadap Biden, di mana beberapa orang mengklaim bahwa itu merupakan pelanggaran perjanjian Sandringham Summit, yang ditulis ketika pasangan tersebut berhenti dari tugas kerajaan mereka pada 2020.

Trump kemudian berbicara dengan mengatakan bahwa ia "bukan penggemar" Meghan. Kemudian, beberapa bulan terakhir, Harry berada di tengah-tengah pertikaian mengenai visanya, yang memungkinkannya untuk tinggal di California. Ini terkait pengakuannya atas penggunaan mariyuana, kokain, dan jamur psikedelik yang ditulis dalam memoarnya yang kontroversial, Spare.

Lembaga Heritage Foundation menyatakan bahwa Pemerintah AS harus merilis catatan tentang aplikasi visa AS milik Duke untuk menunjukkan apakah penggunaan narkobanya diungkapkan.

Sebelum putusan dibuat dalam kasus tersebut, Trump marah pada pemerintahan Biden karena menjaga kerahasiaan aplikasi imigrasi Harry untuk "melindungi Harry."

"Saya tidak akan melindunginya. Dia mengkhianati Ratu. Itu tidak bisa dimaafkan. Dia akan sendirian jika itu karena saya," kata Trump kepada Express US.

Trump juga tidak akan memberi hak istimewa kepada Harry jika masuk Gedung Putih. Hal itu diungkap selama wawancara dengan Nigel Farage di GB News.

"Tidak. Kita harus melihat apakah mereka tahu sesuatu tentang narkoba dan jika dia berbohong, mereka harus mengambil tindakan yang tepat," kata Trump.

Baca Juga: P Diddy Merasa Dirinya Raja, Terobsesi dengan Pangeran William dan Harry

Bulan lalu, seorang hakim membuat keputusan dalam kasus tersebut dengan mengatakan bahwa dokumen visa Harry harus tetap dirahasiakan. Namun, Heritage Foundation telah mengajukan gugatan ke pengadilan lain dengan mengatakan bahwa mereka tidak diberi akses ke pengajuan pribadi yang diajukan kepada hakim oleh pemerintahan Biden.

Mosi setebal 13 halaman diajukan pada Selasa lalu dan mengatakan bahwa kasus tersebut 'unik' dan rumit, tetapi ada "banyak bukti itikad buruk lembaga" yang berarti ini sangat membahayakan kemampuan [Heritage] untuk menyiapkan argumen dalam banding.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Rekomendasi
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sinopsis Dont Mess with...
Sinopsis Dont Mess with the Blind Heiress di V+Short, Kisah Sang Pewaris Buta
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
BTS Bakal Gelar The...
BTS Bakal Gelar The City, London Eye hingga Sungai Thames Disulap Jadi Pusat Perayaan ARMY
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Pinkan Mambo dan Arya...
Pinkan Mambo dan Arya Khan Bikin Geger dengan Resepsi Pernikahan Super Mewah di Mal
Nadhif Basalamah Geram...
Nadhif Basalamah Geram Jadi Korban Pelecehan, Ingin Berhenti dari Dunia Hiburan?
Infografis
Jalan Terjal dan Comeback-nya...
Jalan Terjal dan Comeback-nya Donald Trump Menjadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved