Pangeran Harry Masuk Daftar TIME 100 Climate 2024, Bareng Bill Gates dan Raja Bhutan
Rabu, 13 November 2024 - 17:00 WIB
loading...
Pangeran Harry masuk daftar TIME 100 Climate 2024. Dia dinilai sebagai penggerak aksi iklim pendiri Travalyst. Foto/ getty
A
A
A
JAKARTA - Pangeran Harry berhasil masuk daftar TIME 100 Climate 2024. Suami Meghan Markle ini diakui sebagai pemimpin yang menggerakkan aksi iklim sebagai pendiri Travalyst.
Dikutip People, TIME meluncurkan kelompok pembuat perubahan yang dirayakannya sebagai "100 pemimpin paling berpengaruh yang menggerakkan bisnis menuju aksi iklim nyata" dan Duke of Sussex masuk dalam daftar tersebut berkat inisiatif pariwisata lingkungannya.
Baca Juga: 7 Koleksi Kendaraan Pangeran Harry, dari Mobil Klasik hingga Sport Mewah
Pangeran Harry diakui dalam kategori "Titan" yang sama dengan Bill Gates dan Jigme Khesar Namgyel Wangchuck, Raja Bhutan, dan banyak lagi dan biodata profilnya mencerminkan inspirasinya untuk mendirikan Travalyst.
"Duke of Sussex mendukung kelompok konservasi di Afrika dan mengatakan bahwa dia benar-benar menjadi pencinta lingkungan selama perjalanannya ke Karibia pada 2012 ketika seorang anak laki-laki berusia 7 tahun mengatakan kepadanya bahwa dampak lingkungan Inggris merusak terumbu karang," kata sorotan TIME.
CEO Prakarsa Travalyst Milik Pangeran Harry mengatakan Duke memulihkan harapannya dalam memerangi perubahan iklim.
Dikutip People, TIME meluncurkan kelompok pembuat perubahan yang dirayakannya sebagai "100 pemimpin paling berpengaruh yang menggerakkan bisnis menuju aksi iklim nyata" dan Duke of Sussex masuk dalam daftar tersebut berkat inisiatif pariwisata lingkungannya.
Baca Juga: 7 Koleksi Kendaraan Pangeran Harry, dari Mobil Klasik hingga Sport Mewah
Pangeran Harry diakui dalam kategori "Titan" yang sama dengan Bill Gates dan Jigme Khesar Namgyel Wangchuck, Raja Bhutan, dan banyak lagi dan biodata profilnya mencerminkan inspirasinya untuk mendirikan Travalyst.
"Duke of Sussex mendukung kelompok konservasi di Afrika dan mengatakan bahwa dia benar-benar menjadi pencinta lingkungan selama perjalanannya ke Karibia pada 2012 ketika seorang anak laki-laki berusia 7 tahun mengatakan kepadanya bahwa dampak lingkungan Inggris merusak terumbu karang," kata sorotan TIME.
CEO Prakarsa Travalyst Milik Pangeran Harry mengatakan Duke memulihkan harapannya dalam memerangi perubahan iklim.
Lihat Juga :