Konsisten Terapkan Sistem Jaminan Halal, 2 Produk Bumbu Masak Raih TOP Halal Award 2024
Jum'at, 15 November 2024 - 06:50 WIB
loading...
A
A
A
“TOP Halal Award diadakan bertujuan untuk mengapresiasi brand-brand perusahaan di kalangan konsumen Indonesia. Jadi penghargaan ini bukan kami yang menilai, tapi berdasarkan hasil survei Top Halal Index,” ujar Evrin Lutfika, Direktur IHATEC Marketing Research, di Jakarta belum lama ini.
“Tema tahun ini adalah ‘Building Halal Brand to Capture Global Market’. Untuk tahun ini, ada ribuan brand yang berkompetisi untuk meraih predikat TOP Halal, namun hanya 52 produk Indonesia yang meraih penghargaan TOP Halal Award 2024,” tambah Evrin.
Dalam penilaian award tahun ini, IHATEC melakukan survei Top Halal Index yang dilakukan di enam kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan dengan melibatkan 1.700 responden yang sebagian besar dari kalangan milenial, terdiri dari 87 persen responden muslim dan 13 persen responden non-muslim. Survei tersebut dilakukan pada Juni hingga Juli 2024 dengan menggunakan metode face to face interview.
Konsumen ditanyakan secara langsung akan brand halal yang ada di benak konsumen dalam setiap kategori produk tanpa diberi pilihan jawaban, benar-benar merek produk halal yang melekat di benak konsumen. Tak hanya itu, survei ini juga berisi tentang perilaku dan persepsi milenial Indonesia terhadap produk halal, halal brand awareness, last usage halal brand, future intention halal brand, Top Halal Index, brand switching analysis, conversion rate analysis, dan lain-lain.
“Tema tahun ini adalah ‘Building Halal Brand to Capture Global Market’. Untuk tahun ini, ada ribuan brand yang berkompetisi untuk meraih predikat TOP Halal, namun hanya 52 produk Indonesia yang meraih penghargaan TOP Halal Award 2024,” tambah Evrin.
Dalam penilaian award tahun ini, IHATEC melakukan survei Top Halal Index yang dilakukan di enam kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan dengan melibatkan 1.700 responden yang sebagian besar dari kalangan milenial, terdiri dari 87 persen responden muslim dan 13 persen responden non-muslim. Survei tersebut dilakukan pada Juni hingga Juli 2024 dengan menggunakan metode face to face interview.
Konsumen ditanyakan secara langsung akan brand halal yang ada di benak konsumen dalam setiap kategori produk tanpa diberi pilihan jawaban, benar-benar merek produk halal yang melekat di benak konsumen. Tak hanya itu, survei ini juga berisi tentang perilaku dan persepsi milenial Indonesia terhadap produk halal, halal brand awareness, last usage halal brand, future intention halal brand, Top Halal Index, brand switching analysis, conversion rate analysis, dan lain-lain.
(tdy)
Lihat Juga :