Hary Tanoesoedibjo Kenang Awal Mula MNC Group dalam Perayaan HUT ke-35
Selasa, 19 November 2024 - 23:00 WIB
loading...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo merayakan 35 tahun perjalanan perusahaannya malang melintang menghiasi bisnis media dan perbankan di Indonesia. Foto/Aziz Indra
A
A
A
JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo merayakan 35 tahun perjalanan perusahaannya malang melintang menghiasi bisnis media dan perbankan di Indonesia. Ia mengungkap sejak berdiri pada 1989, MNC Group telah memberikan contoh bagi dunia usaha.
Hary menjelaskan MNC Group mulai beroperasi di Jakarta sejak 1990. Namun berjalan lima tahun kemudian, lanjut pria yang akrab disapa HT itu, MNC Group menjadi perusahaan yang pertama kali mengakuisisi bank di Indonesia.
"Tahun 1995, MNC group untuk pertama kalinya, melakukan akuisisi yang pertama di Indonesia melalui, waktu itu Bursa Efek Jakarta, yaitu akuisisi mayoritas bank Baman Sejahtera," kata HT di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/11/2024).
Kemudian, HT mengungkapkan saat pemerintah Indonesia pada 1998 membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), MNC Group melakukan pembelian aset BPPN terbesar di Indonesia setahun setelahnya. Padahal, lanjut HT, saat itu Indonesia tengah mengalami krisis moneter parah, namun MNC Group dapat mengakuisisi mayoritas saham PT Astra International sebesar USD506 juta.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Yakin MNC Group Jadi Pusat Inovasi Industri Kreatif Indonesia di HUT ke-35
"Pada zaman itu akuisisi BPPN yang dilakukan MNC Group adalah yang terbesar, yaitu USD506 juta, akuisisi saham mayoritas PT Astra International," terang HT.
"Di mana MNC Group menjadi lead konsorsiumnya," sambungnya.
Hary menjelaskan MNC Group mulai beroperasi di Jakarta sejak 1990. Namun berjalan lima tahun kemudian, lanjut pria yang akrab disapa HT itu, MNC Group menjadi perusahaan yang pertama kali mengakuisisi bank di Indonesia.
"Tahun 1995, MNC group untuk pertama kalinya, melakukan akuisisi yang pertama di Indonesia melalui, waktu itu Bursa Efek Jakarta, yaitu akuisisi mayoritas bank Baman Sejahtera," kata HT di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/11/2024).
Kemudian, HT mengungkapkan saat pemerintah Indonesia pada 1998 membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), MNC Group melakukan pembelian aset BPPN terbesar di Indonesia setahun setelahnya. Padahal, lanjut HT, saat itu Indonesia tengah mengalami krisis moneter parah, namun MNC Group dapat mengakuisisi mayoritas saham PT Astra International sebesar USD506 juta.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Yakin MNC Group Jadi Pusat Inovasi Industri Kreatif Indonesia di HUT ke-35
"Pada zaman itu akuisisi BPPN yang dilakukan MNC Group adalah yang terbesar, yaitu USD506 juta, akuisisi saham mayoritas PT Astra International," terang HT.
"Di mana MNC Group menjadi lead konsorsiumnya," sambungnya.
Lihat Juga :