Peran Penting Pangeran William dalam Rekonsiliasi Raja Charles III dan Harry

Kamis, 21 November 2024 - 05:00 WIB
loading...
Peran Penting Pangeran...
Pangeran Harry memiliki hubungan yang tegang dengan Keluarga Kerajaan dalam beberapa tahun terakhir, terutama ayahnya, Raja Charles III dan Pangeran William. Foto/Getty Images
A A A
INGGRIS - Pangeran Harry memiliki hubungan yang tegang dengan Keluarga Kerajaan dalam beberapa tahun terakhir, terutama ayahnya, Raja Charles III dan sang kakak, Pangeran William.

Pangeran Harry terbang ke Inggris untuk bertemu Raja Charles III pada bulan Februari menyusul diagnosis kanker sang ayah. Terakhir kali ia melihat Pangeran William di pemakaman paman mereka, Lord Robert Fellowes di Norfolk pada bulan Agustus, tetapi mereka dilaporkan tidak duduk bersebelahan.

Meskipun Harry berkunjung ke Inggris pada bulan Mei untuk menghadiri peringatan 10 tahun Invictus Games dan pada bulan September, dan menghadiri WellChild Awards, sang Duke belum bertemu langsung dengan ayah dan kakaknya sejak bulan Februari.

Dilansir dari Hello Magazine, Kamis (21/11/2024), agar rekonsiliasi nyata dapat terjadi antara Harry dan Charles, Pangeran Wales harus terlibat. Hal ini diungkap oleh penulis biografi kerajaan, Robert Hardman.

Peran Penting Pangeran William dalam Rekonsiliasi Raja Charles III dan Harry

Foto/Getty Images

Baca Juga: Pembaruan Rencana Pemakaman Raja Charles III Berdampak pada Pangeran William



"Anda memiliki mereka berdua (Harry dan Charles) di London pada waktu yang sama untuk melakukan sesuatu, dan orang-orang berkata, mengapa mereka tidak bisa bicara? Mengapa mereka tidak bisa bersama? Dan alasannya rumit, tetapi menarik," kata Hardman.

"Yang pertama adalah tingkat stres. Orang-orang di sekitar Raja tahu bahwa jika dia duduk bersama Harry, Harry punya banyak hal yang ingin dia ungkapkan, banyak hal yang ingin dia bicarakan dan ungkapkan. Dan pembicaraan seperti itu berpotensi menjadi pembicaraan yang panas," sambungnya.

Hardman menilai, ini bukan saatnya suami Meghan Markle itu bertemu dan berada di sisi ayahnya lantaran Raja Inggris tersebut tengah fokus pada pengobatan kankernya. Selain itu, segala diskusi juga harus melibatkan William sebagai penerus takhta selanjutnya.

"Dan menurut pandangan kami, sekarang bukan saatnya bersama Raja. Orang malang itu sedang berusaha menjalani pengobatan kankernya. Jadi itu salah satu alasannya," jelasnya.

Baca Juga: Pangeran Harry Seret Raja Charles III ke dalam Masalah Hukum

"Alasan lainnya adalah bahwa setiap diskusi antara raja dan Harry juga harus melibatkan William. Anda tidak dapat membuat Raja dan putra bungsunya memiliki semacam perjanjian bilateral, semacam perjanjian, tanpa Pangeran William ikut campur, karena pada akhirnya, dialah yang akan mengambil alih suatu hari nanti. Dan hubungan itu jelas lebih rumit," tambahnya.

Pangeran 40 tahun itu telah terlibat masalah hukum atas keamanannya di Inggris sejak kepindahannya ke AS bersama Meghan pada 2020. Sang Duke telah diberikan izin untuk mengajukan banding terhadap penolakan gugatan pengadilan tinggi terhadapnya atas perubahan tingkat keamanan pribadinya saat ia mengunjungi Inggris.

Putra bungsu mendiang Putri Diana ini mengambil tindakan hukum terhadap Kementerian Dalam Negeri atas keputusan Komite Eksekutif untuk Perlindungan Kerajaan dan Tokoh Publik (Ravec) pada Februari 2020 yang menyatakan bahwa ia harus menerima tingkat perlindungan yang berbeda dari dana pembayar pajak saat berada di negara asalnya.

Namun, seperti yang ditulis Robert dalam versi terbaru bukunya, Charles III: New King New Court The Inside Story, kasus hukum ayah dua anak itu menempatkan raja dalam situasi yang sulit.

Baca Juga: Pangeran Harry Punya Musuh Bebuyutan di Keluarga Kerajaan yang Halanginya dan Raja Charles III Rekonsiliasi
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Makin Terasing! Pangeran...
Makin Terasing! Pangeran Harry Tak Diundang ke Pernikahan Sepupunya, Peter Phillips
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved