EMPC 2024, Ajang Unjuk Gigi Produser Musik Elektronik Muda Indonesia
Jum'at, 29 November 2024 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, peran judges menjadi sangat penting. Selain Yellow Claw yang diutus oleh Barong Family, line-up judges EMPC juga akan diisi oleh SIHK.
“Di EMPC 2024 proses kurasi hingga sampai pada penentuan pemenang sepenuhnya kewenangan judges, supaya mereka lebih objektif memilih track yang di submit peserta. Kriterianya tentu berdasarkan pada originalitas, kualitas, kreativitas, dan bakat dari para produser muda. Pemilihan para judges ini juga merepresentasikan ketiga hal tersebut, ditambah dengan permintaan market industry dari electronic music di Indonesia,” tambahnya.
Di sisi lain Barong Family pun antusias kembali berkolaborasi di EMPC 2024 dalam menemukan produser musik elektronik terbaik dari Indonesia. Label rekaman milik duo Nils Rondhuis & Jim Taihuttu atau yang dikenal sebagai Yellow Claw, mengakui produser musik elektronik dari Indonesia punya kualitas dan karakter tersendiri yang menarik bagi pasar internasional.
“EMPC memberi kebebasan kepada Barong Family untuk mengembangkan sesuatu yang spesial bagi juara EMPC 2024. Bersama Barong Family, kami akan membuka peluang untuk merilis musik dan harapannya, kami dapat memberikan arahan serta menunjukkan cara membangun karir mereka sebagai musisi di level dunia,” kata Yellow Claw.
Dia pun juga mengapresiasi konsistensi serta konsep yang diusung EMPC sejak awal telah banyak memberi pengaruh signifikan terhadap perkembangan skena musik elektronik di Indonesia. Yellow Claw berharap talenta-talenta ini banyak akan bermunculan di EMPC 2024 dan membuat kompetisi dan proses kurasi akan berjalan semakin menarik.
“Kami percaya akan menemukan karya-karya yang keren di EMPC 2024. Kami pikir semua jenis track punya potensi menang selama dibuat dengan baik dan unik. Selain itu, karya harus memiliki kualitas setara dengan standar pasar internasional. Ini akan jadi modal berharga bagi seorang produser musik elektronik,” imbuhnya.
“Di EMPC 2024 proses kurasi hingga sampai pada penentuan pemenang sepenuhnya kewenangan judges, supaya mereka lebih objektif memilih track yang di submit peserta. Kriterianya tentu berdasarkan pada originalitas, kualitas, kreativitas, dan bakat dari para produser muda. Pemilihan para judges ini juga merepresentasikan ketiga hal tersebut, ditambah dengan permintaan market industry dari electronic music di Indonesia,” tambahnya.
Di sisi lain Barong Family pun antusias kembali berkolaborasi di EMPC 2024 dalam menemukan produser musik elektronik terbaik dari Indonesia. Label rekaman milik duo Nils Rondhuis & Jim Taihuttu atau yang dikenal sebagai Yellow Claw, mengakui produser musik elektronik dari Indonesia punya kualitas dan karakter tersendiri yang menarik bagi pasar internasional.
“EMPC memberi kebebasan kepada Barong Family untuk mengembangkan sesuatu yang spesial bagi juara EMPC 2024. Bersama Barong Family, kami akan membuka peluang untuk merilis musik dan harapannya, kami dapat memberikan arahan serta menunjukkan cara membangun karir mereka sebagai musisi di level dunia,” kata Yellow Claw.
Dia pun juga mengapresiasi konsistensi serta konsep yang diusung EMPC sejak awal telah banyak memberi pengaruh signifikan terhadap perkembangan skena musik elektronik di Indonesia. Yellow Claw berharap talenta-talenta ini banyak akan bermunculan di EMPC 2024 dan membuat kompetisi dan proses kurasi akan berjalan semakin menarik.
“Kami percaya akan menemukan karya-karya yang keren di EMPC 2024. Kami pikir semua jenis track punya potensi menang selama dibuat dengan baik dan unik. Selain itu, karya harus memiliki kualitas setara dengan standar pasar internasional. Ini akan jadi modal berharga bagi seorang produser musik elektronik,” imbuhnya.
Lihat Juga :