Memahami Frugal Living, Pelit atau Cerdas Mengelola Uang?

Jum'at, 29 November 2024 - 21:32 WIB
loading...
Memahami Frugal Living,...
Banyak Gen Z dan milenial mengadopsi gaya frugal living sebagai cara untuk lebih berhemat. Foto/ livemint
A A A
JAKARTA - Banyak Gen Z dan milenial mengadopsi gaya frugal living atau hidup hemat sebagai cara untuk lebih berhemat. Tujuannya jelas, untuk mengurangi pengeluaran dan lebih cerdas mengelola uang.

Frugal living memang terkesan pelit. Namun, dikutip honest.co.id, sebenarnya frugal living memiliki konsep yang lebih mendalam dalam mengelola keuangan.

Baca Juga: PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living untuk Bertahan

Konsep Frugal Living

Menurut Kamus Oxford, frugal atau hemat berarti membelanjakan uang secara minimal atau mengonsumsi barang secukupnya. Sederhananya, hidup hemat adalah gaya hidup minimalis yang berfokus pada pemangkasan pengeluaran, bukan pelit.

Kedengarannya sederhana, bukan? Namun jangan salah, hidup hemat berbeda dengan sekadar berhemat. Gaya hidup ini lebih menekankan penghematan yang ekstrem, sampai-sampai Anda rela melewatkan nongkrong di kafe, menonton film, membeli barang-barang lucu tapi tidak penting dan keinginan sederhana lainnya.

Namun ingat, hidup hemat bukan berarti mengorbankan kesehatan atau kualitas hidup Anda! Gaya hidup ini tetap mengutamakan kualitas hidup, tetapi dari perspektif yang berbeda.

Misalnya, Anda bisa berhemat sambil tetap mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur, ikan dan ayam. Namun, fokusnya adalah memasak di rumah daripada membeli makanan di luar yang harganya relatif lebih mahal. Selain lebih murah, juga lebih sehat!

Tujuan Hidup Frugal Living

Berdasarkan konsepnya, hidup hemat tentu memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai. Berikut ini beberapa tujuan frugal living yang perlu diketahui sebelum memulainya:

1. Mengelola gaji dan pendapatan dengan lebih baik
Tujuan utama dari gaya hidup hemat adalah mengelola gaji dengan lebih bijak.

Dengan memangkas pengeluaran harian dan bulanan, Anda akan memiliki arus kas yang lebih baik. Mengapa harus melakukan ini? Jadi Anda tidak akan bertanya-tanya ke mana perginya semua gaji Anda di akhir setiap bulan.

2. Kurangi kebiasaan hedonistik & konsumtif
Jika Anda sudah terjebak dalam gaya hidup konsumtif, inilah saatnya untuk mempertimbangkan memulai hidup hemat! Tujuan dari gaya hidup hemat ini adalah untuk mengekang kebiasaan hedonistik dan berlebihan.

Mengikuti setiap tren yang muncul tidak ada habisnya! Itulah sebabnya penganut hidup hemat bertujuan untuk menghindari FOMO (fear of missing out) atau mengikuti tren secara membabi buta.

3. Hindari utang yang berlebihan
Hidup hemat sangat menganjurkan orang untuk tidak menumpuk utang di mana-mana. Itulah sebabnya Anda perlu mengurangi pengeluaran dan membeli barang sesuai anggaran Anda.

Memiliki utang tidak selalu salah selama Anda dapat melunasinya tepat waktu. Namun, jika Anda terus-menerus membayar terlambat atau bahkan gagal bayar, hal itu akan memengaruhi penilaian skor kredit Anda. Jadi, jadilah lebih bijak!

Manfaat Frugal Living

Hidup hemat bukan hanya soal menabung, juga tentang manfaat yang akan Anda alami di masa depan. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Lebih banyak alternatif yang tersedia
Hidup hemat cocok bagi mereka yang suka mencari penawaran yang lebih baik. Dengan gaya hidup ini, Anda akan berusaha keras mencari pengganti barang mahal dengan pilihan yang lebih murah dan berkualitas tinggi.

Keadaan akan mendorong Anda untuk mencari promo, menggunakan keanggotaan, menukarkan poin, dll. Tanpa disadari, Anda akan memiliki lebih banyak alternatif untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan Anda.

2. Kesiapan untuk menabung & dana darurat
Keuntungan signifikan dari hidup hemat adalah lebih siap dalam hal menabung dan memiliki dana darurat. Dana ini penting untuk masa depan.

Anda tidak akan mudah tergoda untuk menggunakan tabungan yang telah Anda sisihkan hanya untuk memenuhi keinginan sementara. Pendapatan Anda akan lebih terfokus pada kebutuhan pokok.

3. Meraih kebebasan finansial di masa depan
Siapa yang tidak bermimpi meraih kebebasan finansial? Mungkin itu impian semua orang! Ini adalah keadaan di mana Anda hidup tanpa kekhawatiran finansial karena Anda memiliki tabungan dan dana darurat yang terjamin.

Cara Menerapkan Frugal Living

Jadi, tertarik untuk memulai gaya hidup hemat? Kalau begitu, coba terapkan langkah-langkah berikut agar lebih tepat dan terarah:

1. Anggarkan pengeluaran bulanan sesuai kebutuhan
Penganggaran bukan hanya untuk mereka yang ingin hidup hemat; ini berlaku untuk semua gaya hidup! Penganggaran bulanan membantu Anda terhindar dari manajemen keuangan yang buruk.

Penganggaran berarti mencatat pendapatan dan pengeluaran secara terperinci. Buat daftar dari kebutuhan yang paling utama dan mendesak hingga yang paling tidak perlu. Pastikan tidak ada kewajiban yang terlewatkan, seperti membayar tagihan kartu kredit atau biaya utilitas.

Catat semua pengeluaran, bahkan transaksi terkecil sekalipun. Dengan begitu, Anda akan terbiasa menabung.

2. Kurangi pengeluaran konsumtif
Jika Anda serius ingin menerapkan hidup hemat, Anda harus berhenti membeli barang hanya karena "lucu". Gaya hidup ini menganut gaya hidup minimalis, menghindari konsumerisme atau sementara1,356 / 5,000 pembelian.

Pilih dengan cermat apa yang benar-benar dibutuhkan. Alternatifnya adalah menggunakan kartu kredit yang menawarkan banyak keuntungan.

Misalnya, pengguna Kartu Kredit Honest mendapatkan penawaran khusus, seperti tiket film senilai Rp5.000 di CGV setiap Kamis. Keuntungan ini membantu Anda tetap menjalankan rencana hidup hemat tanpa mengorbankan terlalu banyak.

Anda juga tidak perlu khawatir menjadi terlalu konsumtif. Aplikasi Honest secara otomatis mencatat detail transaksi secara real time setiap kali kartu digunakan. Dengan demikian, Anda dapat dengan cepat memeriksa dan mengevaluasi riwayat transaksi Anda untuk memastikannya sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Alokasikan lebih banyak dana untuk tabungan
Selalu alokasikan lebih banyak uang untuk tabungan. Memiliki jumlah tabungan yang cukup besar membuat Anda merasa lebih aman di masa depan. Anda tidak perlu khawatir dengan pengeluaran.

Hal ini tentu dapat dicapai jika Anda mulai menabung dari sekarang. Dalam hal ini, Anda dapat menerapkan aturan 50-30-20. Alokasikan 50% dari pendapatan Anda untuk kebutuhan pokok (termasuk tagihan, pembayaran utang, dll.), 30% untuk pengeluaran lain, dan 20% untuk tabungan/investasi/dana darurat.

Baca Juga: Frugal Living di Era Umar bin Khattab: Ketika Wabah dan Kelaparan Melanda

Ingatlah untuk mengalokasikan, bukan sekadar menyisihkan! Pisahkan uang sejak dini untuk memastikannya digunakan sesuai peruntukannya.

Sekarang setelah Anda terbiasa dengan gaya hidup hemat, inilah saat yang tepat untuk memulainya! Tidak ada kata terlambat untuk mengadopsi frugal living dan membangun masa depan finansial yang sehat.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asisten Nikita Mirzani...
Asisten Nikita Mirzani Ungkap Uang Rp2 Miliar dari Reza Gladys Dihamburkan di Mobil
Kejutan dari Shopee:...
Kejutan dari Shopee: Kini Belanja Jadi Lebih Hemat dan Lebih Cepat, Intip Iklan Terbarunya!
Tips Belanja Hemat di...
Tips Belanja Hemat di PRJ 2025, Biar Seru-Seruan Tanpa Bikin Kantong Jebol
Cara Hemat dan Efektif...
Cara Hemat dan Efektif Mengelola Keuangan Digital
Cerdas Finansial, Okezone...
Cerdas Finansial, Okezone dan MNC Insurance Hadirkan Program Afiliasi Bestie untuk Gen Z
Okezone Bersama MNC...
Okezone Bersama MNC Insurance Business Group Edukasi Gen Z tentang Pengelolaan Keuangan
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
466.535 Lembar Rupiah...
466.535 Lembar Rupiah Dimusnahkan, BI Ungkap Benteng Tangguh Memutus Peredaran Uang Palsu
Rekomendasi
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Berita Terkini
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Netizen Auto Heboh!...
Netizen Auto Heboh! Nathalie Holscher dan Aripat Kompak Main 'Hitung Mundur'
Infografis
Makan Daging Kambing...
Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved