Jangan Takut Dikritik! Ini 7 Gejala yang Mesti Kamu Hilangkan Biar Bisa Kuat Mental
Senin, 31 Agustus 2020 - 22:00 WIB
loading...
Takut dikritik orang lain bisa bikin kita jadi malas untuk mengembangkan diri dan cuma jadi pengikut saja. Foto/Pixabay
A
A
A
JAKARTA - Mengkritik dan dikritik sering dianggap sebagai sesuatu yang negatif, padahal ini justru perlu untuk pengembangan diri kita.
Perlu ditegaskan, ada perbedaan yang jelas antara mengkritik dan mencela. Kalau mengkritik, basis argumennya jelas dan punya data valid. Sementara kalau mencela biasanya cuma menyerang personal dan tidak ada basis datanya.
Menerima dan memberikan kritik sebenarnya bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan sekaligus memperbaiki kesalahan.
Tapi tak jarang, kritik bikin kita jadi gak pede atau malah marah karena menganggap orang yang mengkritik membenci kita. (Baca Juga: Dua Tipe Passion: Harmonis dan Obsesif, Kamu yang Mana? )
Menurut Napoleon Hill dalam bukunya “New Think and Grow Rich” (2010), rasa takut dikritik bisa berdampak pada mengerdilkan kemampuan seseorang untuk berinisiatif, berimajinasi, dan menghilangkan kemandiriannya.
Masih dalam buku yang sama, Napoleon Hill memaparkan beberapa gejala takut dikritik yang harus dikendalikan. Berikut daftarnya.
1. SADAR DIRI
![Jangan Takut Dikritik! Ini 7 Gejala yang Mesti Kamu Hilangkan Biar Bisa Kuat Mental]()
Foto: Pixabay
Menyadari kapasitas diri sendiri adalah hal yang baik. Tapi berhenti mengasah kemampuan dan takut mencoba hal baru dengan berlindung di balik kata “sadar diri” berpotensi untuk menghambat pengembangan diri.
Seharusnya kalau kamu sudah tahu letak kekurangan diri kamu, maka cobalah mencari cara untuk memperbaikinya.
2. TIDAK PERCAYA DIRI
![Jangan Takut Dikritik! Ini 7 Gejala yang Mesti Kamu Hilangkan Biar Bisa Kuat Mental]()
Foto: Pixabay
Perlu ditegaskan, ada perbedaan yang jelas antara mengkritik dan mencela. Kalau mengkritik, basis argumennya jelas dan punya data valid. Sementara kalau mencela biasanya cuma menyerang personal dan tidak ada basis datanya.
Menerima dan memberikan kritik sebenarnya bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan sekaligus memperbaiki kesalahan.
Tapi tak jarang, kritik bikin kita jadi gak pede atau malah marah karena menganggap orang yang mengkritik membenci kita. (Baca Juga: Dua Tipe Passion: Harmonis dan Obsesif, Kamu yang Mana? )
Menurut Napoleon Hill dalam bukunya “New Think and Grow Rich” (2010), rasa takut dikritik bisa berdampak pada mengerdilkan kemampuan seseorang untuk berinisiatif, berimajinasi, dan menghilangkan kemandiriannya.
Masih dalam buku yang sama, Napoleon Hill memaparkan beberapa gejala takut dikritik yang harus dikendalikan. Berikut daftarnya.
1. SADAR DIRI

Foto: Pixabay
Menyadari kapasitas diri sendiri adalah hal yang baik. Tapi berhenti mengasah kemampuan dan takut mencoba hal baru dengan berlindung di balik kata “sadar diri” berpotensi untuk menghambat pengembangan diri.
Seharusnya kalau kamu sudah tahu letak kekurangan diri kamu, maka cobalah mencari cara untuk memperbaikinya.
2. TIDAK PERCAYA DIRI

Foto: Pixabay
Lihat Juga :