Rayakan Hari Disabilitas Internasional, Sutradara Wisnu Surya Hadirkan Serial Dokumenter
Rabu, 04 Desember 2024 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa tahun kemudian, Kania berhasil diterima bekerja di salah satu restoran cepat saji di kawasan Bandung. Mulai dari sana, hidup Kania perlahan berubah. Mempunyai penghasilan tetap dan lingkungan kerja yang mendukung, Kania mulai berani untuk meraih mimpinya di bidang olahraga sebagaimana cita-citanya sejak kecil.
Berkat dukungan perusahaan tempatnya bekerja, Kania diberikan izin untuk mengikuti berbagai kejuaraan lempar lembing dan tak jarang tekad kuat yang dimilikinya membuahkan hasil manis. Di usianya yang ke-46 tahun, Kania berhasil meraih medali emas di cabang olahraga lempar lembing pada Pekan Paralimpik Daerah Jawa Barat 2022.
“Saya suka olahraga sejak kecil dan rasanya senang sekaligus bangga ketika saya berhasil menang, meskipun usia saya sudah tidak muda lagi, dan sempat sebagian atlet muda meremehkan saya karena sudah tua dan menganggap saya tidak akan menang dalam lomba, saya tidak mau patah semangat," terangnya.
“Saya bilang sama diri saya, saya bisa dan saya mampu. Alhamdulillah, kerja keras saya berhasil," tambah Kania sambil tersenyum.
Di tengah keterbatasannya, Kania mampu mendobrak semua rintangan untuk bekerja di sektor formal, meraih prestasi di dunia olahraga, dan bisa hidup mandiri bersama dengan keluarga kecilnya.
Bahkan, Kania kini tengah dalam proses membangun rumah impian dari tanah yang dibelinya dari tabungan hasil bekerja. Episode ini menjadi pembuka dari rangkaian tiga episode Sosok Baik Indonesia yang mengangkat kisah-kisah inspiratif para tokoh utamanya.
Sebagai informasi, selain Kania, docuseries ‘Sosok Baik Indonesia’ juga menampilkan Khudori, seorang petani dari Garut yang berjuang memodernisasi pertanian di desanya. Di tengah tren migrasi pemuda desa ke kota, Khudori memilih tetap bertani dan kini memimpin usaha pertanian yang memberdayakan ratusan anak muda di desanya untuk menjadi petani mandiri.
Berkat dukungan perusahaan tempatnya bekerja, Kania diberikan izin untuk mengikuti berbagai kejuaraan lempar lembing dan tak jarang tekad kuat yang dimilikinya membuahkan hasil manis. Di usianya yang ke-46 tahun, Kania berhasil meraih medali emas di cabang olahraga lempar lembing pada Pekan Paralimpik Daerah Jawa Barat 2022.
“Saya suka olahraga sejak kecil dan rasanya senang sekaligus bangga ketika saya berhasil menang, meskipun usia saya sudah tidak muda lagi, dan sempat sebagian atlet muda meremehkan saya karena sudah tua dan menganggap saya tidak akan menang dalam lomba, saya tidak mau patah semangat," terangnya.
“Saya bilang sama diri saya, saya bisa dan saya mampu. Alhamdulillah, kerja keras saya berhasil," tambah Kania sambil tersenyum.
Di tengah keterbatasannya, Kania mampu mendobrak semua rintangan untuk bekerja di sektor formal, meraih prestasi di dunia olahraga, dan bisa hidup mandiri bersama dengan keluarga kecilnya.
Bahkan, Kania kini tengah dalam proses membangun rumah impian dari tanah yang dibelinya dari tabungan hasil bekerja. Episode ini menjadi pembuka dari rangkaian tiga episode Sosok Baik Indonesia yang mengangkat kisah-kisah inspiratif para tokoh utamanya.
Sebagai informasi, selain Kania, docuseries ‘Sosok Baik Indonesia’ juga menampilkan Khudori, seorang petani dari Garut yang berjuang memodernisasi pertanian di desanya. Di tengah tren migrasi pemuda desa ke kota, Khudori memilih tetap bertani dan kini memimpin usaha pertanian yang memberdayakan ratusan anak muda di desanya untuk menjadi petani mandiri.
Lihat Juga :