Gaya Retro Amerika nan Segar untuk Gen Z Indonesia
Selasa, 10 Desember 2024 - 13:44 WIB
loading...
Industri fashion Indonesia sedang berkembang pesat dengan tren yang terus berubah di bawah pengaruh teknologi dan media sosial. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Industri fashion di Indonesia sedang berkembang pesat dengan tren serta preferensi konsumen yang terus berubah di bawah pengaruh teknologi dan media sosial.
Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian Indonesia, sektor ekonomi kreatif, termasuk industri ritel fashion, menyumbang 7,8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2023. Hal ini
menyoroti peluang pertumbuhan besar dan potensi ekonomi dalam pasar ritel fashion Indonesia, yang didorong oleh basis konsumen muda nan dinamis, yaitu Generasi Z alias Gen Z.
Gen Z atau individu berusia 17–25 tahun, mencakup 25,9% populasi Indonesia. Mereka merupakan segmen penting dengan daya beli signifikan dan pengaruh besar terhadap tren pasar. Hal inilah yang dilihat sebagai peluang potensial oleh perusahaan ritel gaya hidup, Metrox Group.
Segmen Gen Z dinilai kurang dilayani karena busana yang tersedia saat ini cenderung berfokus pada gaya minimalis modern, menciptakan keseragaman tanpa variasi dan kurangnya keunikan.
Menyadari preferensi dan perilaku fashion unik dari generasi yang melek digital tersebut, Metrox Group menghadirkan Yescci, brand global asal China dengan estetika retro Amerika, untuk merangkul gaya dan identitas unik Gen Z.
Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian Indonesia, sektor ekonomi kreatif, termasuk industri ritel fashion, menyumbang 7,8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2023. Hal ini
menyoroti peluang pertumbuhan besar dan potensi ekonomi dalam pasar ritel fashion Indonesia, yang didorong oleh basis konsumen muda nan dinamis, yaitu Generasi Z alias Gen Z.
Gen Z atau individu berusia 17–25 tahun, mencakup 25,9% populasi Indonesia. Mereka merupakan segmen penting dengan daya beli signifikan dan pengaruh besar terhadap tren pasar. Hal inilah yang dilihat sebagai peluang potensial oleh perusahaan ritel gaya hidup, Metrox Group.
Segmen Gen Z dinilai kurang dilayani karena busana yang tersedia saat ini cenderung berfokus pada gaya minimalis modern, menciptakan keseragaman tanpa variasi dan kurangnya keunikan.
Menyadari preferensi dan perilaku fashion unik dari generasi yang melek digital tersebut, Metrox Group menghadirkan Yescci, brand global asal China dengan estetika retro Amerika, untuk merangkul gaya dan identitas unik Gen Z.
Lihat Juga :