Kementerian Kebudayaan Gunakan Logo Baru, Ada Unsur Tenun hingga Rumah Adat Minang
Sabtu, 14 Desember 2024 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
"Kurasinya sekitar 4-5 hari. Pendaftaran itu hanya dibuka sekitar 7 hari sebenarnya, tetapi yang ikut sebenarnya lebih banyak lagi, cuma ada yang tidak melengkapi dengan beberapa kriteria jadi kita gugurkan. Ini yang valid, yang masuk ini 3.201 peserta," ungkapnya.
Soal penilaian, Banbang mengungkapkan bahwa ada banyak kriteria yang ditetapkan agar sesuai dengan filosofi Kementerian Kebudayaan. Alasan terpilihnya logo milik Reza Rasenda, ia mengungkapkan karena memenuhi semua unsur yang merepresentasikan Indonesia, bukan hanya satu wilayah.
"Jadi mulai dari warna, tadi bentuk itu melambangkan berbagai budaya Indonesia. Di situ kalau diperhatikan ada rumah adat dari Minang kemudian ada unsur-unsur tenun ada enam jenis tenun disitu dan budaya itu dirajut sedemikian rupa sehingga menjadikan menyatukan Indonesia," ucapnya.
"Logo ini juga menyatukan kita. Jadi banyak sekali hal yang kita bisa lakukan ke depan dengan logo ini yang benar-benar melambangkan Kementerian Kebudayaan, bahwa Kementerian Kebudayaan ini merangkul semua komponen yang ada di negeri ini untuk memajukan kebudayaan," tutur dia lagi.
Soal penilaian, Banbang mengungkapkan bahwa ada banyak kriteria yang ditetapkan agar sesuai dengan filosofi Kementerian Kebudayaan. Alasan terpilihnya logo milik Reza Rasenda, ia mengungkapkan karena memenuhi semua unsur yang merepresentasikan Indonesia, bukan hanya satu wilayah.
"Jadi mulai dari warna, tadi bentuk itu melambangkan berbagai budaya Indonesia. Di situ kalau diperhatikan ada rumah adat dari Minang kemudian ada unsur-unsur tenun ada enam jenis tenun disitu dan budaya itu dirajut sedemikian rupa sehingga menjadikan menyatukan Indonesia," ucapnya.
"Logo ini juga menyatukan kita. Jadi banyak sekali hal yang kita bisa lakukan ke depan dengan logo ini yang benar-benar melambangkan Kementerian Kebudayaan, bahwa Kementerian Kebudayaan ini merangkul semua komponen yang ada di negeri ini untuk memajukan kebudayaan," tutur dia lagi.
(tdy)
Lihat Juga :