Kate Middleton Akan Jadi Ratu Inggris Lebih Cepat, Kerajaan Siapkan Langkah Besar
Minggu, 15 Desember 2024 - 08:00 WIB
loading...
Kate Middleton dikabarkan akan menjadi Ratu Inggris lebih cepat dari yang diperkirakan. Hal ini menyusul kesehatan Raja Charles III yang menurun akibat kanker. Foto/People
A
A
A
INGGRIS - Kate Middleton dikabarkan akan menjadi Ratu Inggris lebih cepat dari yang diperkirakan. Hal ini menyusul kesehatan Raja Charles III yang menurun akibat perjuangannya melawan penyakit kanker.
Meski Raja Charles III , yang kini berusia 76 tahun, menunjukkan semangat kuat selama pemulihannya, kondisi ini membuat Kate Middleton dan suaminya, Pangeran William mengambil tanggung jawab kerajaan lebih cepat dari yang direncanakan.
Menurut penulis biografi kerajaan Sally Bedell Smith, Charles tetap menjalankan tugasnya dengan tekad kuat. Namun keterbatasannya selama perawatan membuat William dan Kate harus bersiap lebih dini untuk peran mereka sebagai Raja dan Ratu Inggris di masa depan.
“Meskipun Raja menjalankan tugasnya dengan tekad yang kuat, ia harus menerima keterbatasan selama perawatan kankernya. Akibatnya, William telah mengambil lebih banyak tanggung jawab, dan ia dan Kate telah mempersiapkan peran mereka di masa depan lebih cepat dari yang mereka duga,” kata Bedell.
![Kate Middleton Akan Jadi Ratu Inggris Lebih Cepat, Kerajaan Siapkan Langkah Besar]()
Foto/Getty Images
Baca Juga: Kate Middleton Gagal Meraih Person of the Year 2024, Warga Inggris Kecewa
Dilansir dari Mirror, Minggu (15/14/2024), Kate sendiri juga didiagnosis mengidap kanker dan berjuang sembuh dengan menjalankan kemoterapi. Hal ini menambah tantangan emosional bagi Keluarga Kerajaan.
Seorang sumber istana menyebut bahwa Keluarga Kerajaan sedang berada dalam masa tenang sebelum badai. Di mana William dan Kate semakin menyadari tanggung jawab besar yang akan datang.
“Mereka adalah orang berikutnya yang akan menerima pekerjaan terbesar dalam hidup mereka, dan tentu saja, kesehatan Kate menjadi prioritas. Tetapi hal itu juga memungkinkan semua orang untuk mundur sejenak dan mencari tahu apa yang penting saat ini,” jelasnya.
Rencana suksesi secara diam-diam pun telah disiapkan oleh pihak istana untuk memastikan transisi berjalan lancar. Di sisi lain, kakak pangeran Harry itu baru-baru ini menggantikan ayahnya dalam tugas penting. Termasuk menghadiri upacara pembukaan kembali Katedral Notre Dame di Paris.
Baca Juga: Kate Middleton Mulai Transisi Peran sebagai Ratu Inggris, Emban Banyak Tugas Kerajaan
Dalam kesempatan tersebut, ia berbicara panjang lebar dengan Presiden AS terpilih, Donald Trump, yang mengungkapkan bahwa William sangat mencintai ayah dan istrinya, meskipun keduanya sedang berjuang melawan penyakit masing-masing.
Teman dekat pasangan tersebut menegaskan bahwa prioritas utama mereka tetap keluarga. Terutama anak-anak mereka, George, Charlotte, dan Louis. Penyakit yang mengancam jiwa ini telah membuat Kate dan William merefleksikan kembali prioritas mereka. “Dia dan William selalu menegaskan bahwa keluarga adalah hal terpenting,” ujar seorang teman dekat.
Meski detail tentang kondisi kesehatan Charles tetap dirahasiakan, menurut penulis kerajaan Robert Hardman, perubahan ini tidak dapat dianggap sementara, karena kanker adalah penyakit yang tidak dapat diprediksi.
Selain itu, situasi ini mendorong Keluarga Kerajaan untuk fokus pada masa depan dengan lebih serius, memastikan transisi menuju era baru kepemimpinan Inggris berlangsung tanpa hambatan.
Baca Juga: Kate Middleton di Tengah Konflik Pangeran William dan Harry, Ketegangan Meningkat
Meski Raja Charles III , yang kini berusia 76 tahun, menunjukkan semangat kuat selama pemulihannya, kondisi ini membuat Kate Middleton dan suaminya, Pangeran William mengambil tanggung jawab kerajaan lebih cepat dari yang direncanakan.
Menurut penulis biografi kerajaan Sally Bedell Smith, Charles tetap menjalankan tugasnya dengan tekad kuat. Namun keterbatasannya selama perawatan membuat William dan Kate harus bersiap lebih dini untuk peran mereka sebagai Raja dan Ratu Inggris di masa depan.
“Meskipun Raja menjalankan tugasnya dengan tekad yang kuat, ia harus menerima keterbatasan selama perawatan kankernya. Akibatnya, William telah mengambil lebih banyak tanggung jawab, dan ia dan Kate telah mempersiapkan peran mereka di masa depan lebih cepat dari yang mereka duga,” kata Bedell.

Foto/Getty Images
Baca Juga: Kate Middleton Gagal Meraih Person of the Year 2024, Warga Inggris Kecewa
Dilansir dari Mirror, Minggu (15/14/2024), Kate sendiri juga didiagnosis mengidap kanker dan berjuang sembuh dengan menjalankan kemoterapi. Hal ini menambah tantangan emosional bagi Keluarga Kerajaan.
Seorang sumber istana menyebut bahwa Keluarga Kerajaan sedang berada dalam masa tenang sebelum badai. Di mana William dan Kate semakin menyadari tanggung jawab besar yang akan datang.
“Mereka adalah orang berikutnya yang akan menerima pekerjaan terbesar dalam hidup mereka, dan tentu saja, kesehatan Kate menjadi prioritas. Tetapi hal itu juga memungkinkan semua orang untuk mundur sejenak dan mencari tahu apa yang penting saat ini,” jelasnya.
Rencana suksesi secara diam-diam pun telah disiapkan oleh pihak istana untuk memastikan transisi berjalan lancar. Di sisi lain, kakak pangeran Harry itu baru-baru ini menggantikan ayahnya dalam tugas penting. Termasuk menghadiri upacara pembukaan kembali Katedral Notre Dame di Paris.
Baca Juga: Kate Middleton Mulai Transisi Peran sebagai Ratu Inggris, Emban Banyak Tugas Kerajaan
Dalam kesempatan tersebut, ia berbicara panjang lebar dengan Presiden AS terpilih, Donald Trump, yang mengungkapkan bahwa William sangat mencintai ayah dan istrinya, meskipun keduanya sedang berjuang melawan penyakit masing-masing.
Teman dekat pasangan tersebut menegaskan bahwa prioritas utama mereka tetap keluarga. Terutama anak-anak mereka, George, Charlotte, dan Louis. Penyakit yang mengancam jiwa ini telah membuat Kate dan William merefleksikan kembali prioritas mereka. “Dia dan William selalu menegaskan bahwa keluarga adalah hal terpenting,” ujar seorang teman dekat.
Meski detail tentang kondisi kesehatan Charles tetap dirahasiakan, menurut penulis kerajaan Robert Hardman, perubahan ini tidak dapat dianggap sementara, karena kanker adalah penyakit yang tidak dapat diprediksi.
Selain itu, situasi ini mendorong Keluarga Kerajaan untuk fokus pada masa depan dengan lebih serius, memastikan transisi menuju era baru kepemimpinan Inggris berlangsung tanpa hambatan.
Baca Juga: Kate Middleton di Tengah Konflik Pangeran William dan Harry, Ketegangan Meningkat
(dra)
Lihat Juga :