alexametrics

Klinik Mata Jakarta Aini Terapkan Sistem Terpadu

loading...
Klinik Mata Jakarta Aini Terapkan Sistem Terpadu
KMJA menerapkan sistem klinik terpadu, di mana seluruh layanan rawat jalan dilakukan di satu lokasi. Foto/SINDOnews/Diana Rafikasari.
A+ A-
JAKARTA - Klinik Mata Jakarta Aini (KMJA) resmi dibuka hari ini. Berbeda dari klinik mata lain, KMJA menerapkan sistem klinik terpadu, di mana seluruh layanan rawat jalan dilakukan di satu lokasi.

Menurut Direktur PT Jakarta Sentra Medika Sejahtera Dr. Faiza Mumiatie, MARS, sistem ini diberlakukan dengan tujuan mempermudah dan memberi kenyamanan pada masyarakat dalam melakukan rawat jalan.

"Klinik Mata Jakarta Aini membuat sistem klinik terpadu. Seluruh layanan rawat jalan di satu lokasi. Dari pendaftaran, farmasi, kasir, administrasi, dan lain-lain semua ada di lokasi yang sama. Ada di satu tempat untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat," kata Dr. Faiza saat pembukaan Klinik Mata Jakarta Aini di Rumah Sakit Jakarta, Rabu (22/1).



KMJA merupakan produk unggulan dari Rumah Sakit Jakarta, sehingga menambah deret layanan unggulan yang sudah ada sebelumnya seperti Jakarta Orthopedic, Traumatology & Sport Medicine Centre, Jakarta Brain Clinic, Jakarta Dental Clinic, Jakarta Beauty and Health Clinic, serta Jakarta Pain Clinic.

Beroperasi sejak 6 Januari 2020, KMJA mendapat respons yang positif. CEO Rumah Sakit Jakarta dr. Heru Pramanto, MARS mengungkapkan bahwa sejak tanggal tersebut, setiap hari klinik ini tercatat melayani pengobatan hingga 50 pasien.

"Alhamdulillah sejak 6 Januari beroperasi, rata-rata dalam seminggu 50 pasien setiap hari. Itu dengan dokter 50% yang praktik," ungkap dr. Heru.

Dengan dibukanya KMJA diharapkan layanan Rumah Sakit Jakarta semakin lengkap sehingga dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mata.

"Kami berharap seluruh kesehatan mata paripurna ada di Rumah Sakit Jakata dan tidak hanya menjadi pelayanan untuk perkantoran, tapi juga rujukan untuk layanan kesehatan Jakarta karena semuanya bisa lakukan di sini," pungkas dr. Heru.
(tsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak