Pangeran Andrew Berencana Pindah ke Bahrain, Muak dengan Keluarga Kerajaan
Selasa, 17 Desember 2024 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Andrew kini disebut-sebut merasa muak dan lelah dengan statusnya sebagai orang buangan di Inggris dan mempertimbangkan untuk meninggalkan negara tersebut. Beberapa teman dekatnya mengungkapkan bahwa ayah dua anak itu memiliki koneksi kuat di Timur Tengah, khususnya di Bahrain, tempat ia sering berkunjung selama beberapa dekade.
"Semua ini sangat mencurigakan. Anda akan mengira Andrew telah memberikan rahasia negara kepada pria itu. Andrew muak dan lelah digambarkan sebagai orang buangan di media Inggris dan sedang serius mempertimbangkan untuk pindah ke Uni Emirat Arab (UEA) di Bahrain," kata seorang sumber.
"Tak seorang pun dari kita akan menyalahkannya jika ia memutuskan untuk melakukan hal yang sama seperti Harry dan pergi. Ia tak dapat melakukan apa pun di sini lagi, ia tak dapat meninggalkan rumah, ia tak dapat melakukan bisnis apa pun," sambungnya.
Andrew memiliki kedekatan dengan Raja Hamad bin Isa Al Khalifa. Langkah ini serupa dengan yang dilakukan mantan Raja Spanyol, Juan Carlos, yang pindah ke UEA pada 2020 setelah terjerat skandal korupsi. Sumber-sumber menyatakan bahwa Andrew bisa memulai kehidupan baru dan lebih bermakna di Timur Tengah, jauh dari sorotan publik dan konflik internal Keluarga Kerajaan.
Baca Juga: Pangeran Andrew Mempermalukan Kerajaan, Pilih Berteman dengan Tokoh Kontroversial
"Andrew memiliki banyak sekali kontak di Timur Tengah dan bisa saja menjalani kehidupan yang bermakna di sana. Saya tidak akan terkejut sama sekali jika dia merasa sudah cukup setelah kegaduhan terbaru ini oleh pihak berwenang," jelasnya.
"Semua ini sangat mencurigakan. Anda akan mengira Andrew telah memberikan rahasia negara kepada pria itu. Andrew muak dan lelah digambarkan sebagai orang buangan di media Inggris dan sedang serius mempertimbangkan untuk pindah ke Uni Emirat Arab (UEA) di Bahrain," kata seorang sumber.
"Tak seorang pun dari kita akan menyalahkannya jika ia memutuskan untuk melakukan hal yang sama seperti Harry dan pergi. Ia tak dapat melakukan apa pun di sini lagi, ia tak dapat meninggalkan rumah, ia tak dapat melakukan bisnis apa pun," sambungnya.
Andrew memiliki kedekatan dengan Raja Hamad bin Isa Al Khalifa. Langkah ini serupa dengan yang dilakukan mantan Raja Spanyol, Juan Carlos, yang pindah ke UEA pada 2020 setelah terjerat skandal korupsi. Sumber-sumber menyatakan bahwa Andrew bisa memulai kehidupan baru dan lebih bermakna di Timur Tengah, jauh dari sorotan publik dan konflik internal Keluarga Kerajaan.
Baca Juga: Pangeran Andrew Mempermalukan Kerajaan, Pilih Berteman dengan Tokoh Kontroversial
"Andrew memiliki banyak sekali kontak di Timur Tengah dan bisa saja menjalani kehidupan yang bermakna di sana. Saya tidak akan terkejut sama sekali jika dia merasa sudah cukup setelah kegaduhan terbaru ini oleh pihak berwenang," jelasnya.
Lihat Juga :