alexametrics

Bukan Hantu, Adinda Thomas Lebih Takut dengan Ular Sanca

loading...
Bukan Hantu, Adinda Thomas Lebih Takut dengan Ular Sanca
Terlibat dalam penggarapan film horor berjudul KKN di Desa Penari, aktris Adinda Thomas dipenuhi rasa takut dan kepanikan yang luar biasa. / Foto: KoranSINDO/Thomas Manggalla
A+ A-
JAKARTA - Terlibat dalam penggarapan film horor berjudul KKN di Desa Penari, aktris Adinda Thomas dipenuhi rasa takut dan kepanikan yang luar biasa. Namun, itu ternyata bukan karena hantu atau keseraman filmnya, melainkan ditantang untuk bisa berinteraksi dengan tiga ular sanca yang masing-masing bobotnya mencapai 20kg.

(Baca juga: Viral di Medsos, MD Pictures Gelontorkan Dana Rp15 Miliar untuk Hadirkan KKN di Desa Penari)

Memiliki ketakutan yang berlebih terhadap ular, wanita bernama lengkap Adinda Noviana Sari Thomas justru dituntut untuk mengalahkan ketakutannya guna memperoleh penampilan total di film tersebut. "Ini film horor pertamaku, aku sebenarnya bukan yang berani pegang ular, tapi kali ini aku ditantang dan dapat ada satu dua adegan bersama ular," ungkap Adinda saat di MD Place, Jakarta, Rabu (22/1).



"Saat workshop pertama benar-benar dilatih pegang dan merasakan ularnya jalan di tangan sampai ada yang dililit dan ada juga yang dipeluk dan cium ularnya di badan. Dua-duanya buat aku adalah adegan yang sangat berbahaya dan sangat menakutkan sehingga aku harus hilangkan rasa takutku dan alhamdulillah bisa," tambah aktris 26 tahun tersebut.

Namun, saat workshop ketiga, aktris kelahiran Bandung, 8 Agustus 1993 itu dilanda kepanikan. Meski tidak berbisa, ular sanca biasanya membunuh dengan cara melilit, dan Adinda sempat dililit ular sanca ketika salah memegang. "Saya panik karena saya salah megang ularnya, bukan kepala tapi badannya, dan tiba-tiba ke depan muka, terus saya lempar ke lantai," ucapnya.

"Badan saya lagi dililit di setengah badan di kiri. Tiba-tiba saya dililit kencang. Saya teriak, hampir nangis. Semua pawang dan astrada (asisten sutradara) suruh saya tarik napas, enggak boleh takut, tenang. Saya takut banget dan cuma bisa keluarin air mata," sambungnya.

Sebagai salah satu tokoh utama, Adinda memang dituntut untuk berani beradegan dengan ular. Sebab sang produser, Manoj Punjabi tidak ingin menggunakan CGI untuk hewan yang melambangkan sosok hantu dalam film itu. Dan beradegan dengan hewan dalam proses syuting menjadi pengalaman kali pertama buat Adinda.

Sementara itu, untuk melawan ketakutan terhadap ular, Adinda mengaku menerapkan cara tersendiri, sehingga pada akhirnya mampu berlakon dengan baik. "Gimana caranya positive thinking, breathe (bernapas), dan berteman sama rasa takut. Karena, ketika takut dan pikiran mengiyakan, mungkin badan saya jadi dingin. Ketika saya takut, tapi saya merasa aman, rileks, napas oke, itu ternyata bisa dijalankan," pungkas putri pasangan Thomas Riyadi dan Dewi Putri.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak