alexametrics

Bagaimana Merespons Saat Anak Berkata, "I Hate You"

loading...
Bagaimana Merespons Saat Anak Berkata, I Hate You
Sebagai orang tua, Anda tentu telah bekerja sangat keras untuk memberikan anak Anda kehidupan terbaik, tapi apa jadinya saat anak Anda mengucapkan I hate you? Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Sebagai orang tua, Anda tentu telah bekerja sangat keras untuk memberikan anak Anda kehidupan terbaik, seperti memberi makan, mengantar ke sekolah, membantu mereka mengerjakan pekerjaan rumah dan terjaga sepanjang malam ketika mereka sakit. Namun, apa jadinya saat anak Anda mengucapkan "I hate you" atau "aku benci kamu".

Saat anak mengucapkan hal itu, tentu bisa menyakitkan dan menghancurkan jiwa Anda, tidak peduli seberapa muda atau tua dia. Tetapi Anda harus tetap tenang karena respons Anda dapat membuat semua perbedaan.

Anda tidak perlu mendengar kata-kata menyakitkan itu dari anak Anda, tetapi jika Anda melakukannya, Anda harus tahu cara menyatukan diri dan merespons dengan tepat. Seperti dilansir Times of India, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan.



1. Langkah awalPertama-tama, jangan terlalu keras dan fokus untuk mencari tahu apa yang sebenarnya ingin diekspresikan oleh anak. Tenang, luangkan waktu sejenak untuk mengumpulkan pemikiran Anda sebelum Anda merespons.
2. Pahami alasan anak berkata "aku benci kamu"
Ketika seorang anak berkata demikian, biasanya itu adalah tangisan minta tolong dan mereka benar-benar tidak mengerti arti dari kata-kata itu. Sering kali, anak-anak merasa dijauhkan dari hal yang paling mereka butuhkan. Cari tahu apa yang dikatakan anak Anda dan beri mereka waktu untuk mencari tahu apa yang sebenarnya mereka rasakan.

3. Ajukan pertanyaan

Anda bisa mengajukan pertanyaan pada anak, seperti mengapa kamu kesal dengan saya? Apakah Anda merasa sedih atau marah? Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu Anda? Apakah Anda merasa tidak berdaya?

Menurut para ahli, kata "aku benci kamu" hanyalah sebuah upaya oleh anak yang tidak tahu bagaimana memasukkan emosi dalam kata-kata dan mengekspresikan dirinya.

4. Ketika seorang remaja berkata, "Aku benci kamu"

Ini bisa menjadi sedikit rumit ketika anak Anda yang lebih besar mengatakan kata-kata seperti itu kepada Anda karena mereka mungkin secara sadar dan sengaja menggunakan kata-kata ini.

Seorang anak yang lebih besar mungkin lebih mengerti dengan kata-kata kebencian karena dia tahu apa arti kata itu dan bagaimana itu bisa membuat Anda merasa terluka. Ini bukan untuk mengatakan bahwa anak Anda senang menyakiti Anda, tetapi dia jelas tahu implikasi kata itu.

Dalam situasi seperti itu, lebih baik mendinginkannya, sebelum Anda mengatakan sesuatu atau membicarakannya dengan anak Anda. Biarkan mereka tahu Anda ingin tahu apa yang salah, tetapi selama mereka marah, Anda tidak ingin berbicara dengan mereka.

Begitu situasinya lebih baik, Anda dapat memberi tahu anak Anda bahwa kata-kata itu menyakitkan dan lain kali jika mereka mengatakannya, akan ada konsekuensinya (Jika ada waktu berikutnya, pastikan untuk menindaklanjuti konsekuensinya). Anda harus menjelaskan bahwa ini bukan hanya cara untuk mengkomunikasikan rasa sakit tetapi cara untuk menimbulkan rasa sakit.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak