Pangeran Andrew Akan Jalani Sisa Hidupnya di Abu Dhabi usai Didepak Keluarga Kerajaan
Selasa, 24 Desember 2024 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Langkah Duke of York ini mengingatkan pada nasib kakeknya, Pangeran Andrew dari Yunani dan Denmark, yang diasingkan dari Yunani pada 1922 karena gagal mematuhi perintah militer selama kudeta. Kakeknya menghabiskan sisa hidup sebagai seorang playboy di French Riviera, hidup dalam keterasingan, dan meninggal dalam kondisi kesepian serta penuh utang.
Meskipun adik Raja Charles III tersebut tidak diusir secara resmi dari negaranya, situasi yang dihadapinya mencerminkan kisah tragis serupa. “Jika sejarah berulang, itu akan menjadi tragedi besar,” jelas Cawthorne.
Pangeran 64 tahun tersebut telah terlibat dalam berbagai kontroversi. Mulai dari persahabatannya dengan mendiang Jeffrey Epstein hingga hubungan profesionalnya dengan Yang Tengbo, seorang pengusaha yang diduga sebagai mata-mata China. Meski Yang membantah tuduhan tersebut, pengangkatannya sebagai penasihat bisnis oleh Andrew telah menimbulkan kritik tajam.
Selain itu, pencabutan gelar militer, dukungan amal, dan gelar HRH oleh mendiang ibundanya, Ratu Elizabeth II pada 2021 semakin memperburuk reputasinya. Tindakan ini diambil setelah Andrew menyetujui penyelesaian senilai 12 juta pound sterling atau Rp243 miliar, kasus perdata terkait dugaan pelecehan seksual terhadap Virginia Giuffre.
Baca Juga: Pangeran Andrew Kemungkinan Tidak akan Pernah Muncul Bersama Keluarga Kerajaan Lagi
Andrew kini menghadapi konflik dengan sang kakak, yang menginginkannya meninggalkan Royal Lodge di Windsor. Ketidakhadirannya dalam acara Keluarga Kerajaan di Sandringham pekan ini juga disebut sebagai hasil nasihat dari mantan istrinya, Sarah Ferguson.
Meskipun adik Raja Charles III tersebut tidak diusir secara resmi dari negaranya, situasi yang dihadapinya mencerminkan kisah tragis serupa. “Jika sejarah berulang, itu akan menjadi tragedi besar,” jelas Cawthorne.
Pangeran 64 tahun tersebut telah terlibat dalam berbagai kontroversi. Mulai dari persahabatannya dengan mendiang Jeffrey Epstein hingga hubungan profesionalnya dengan Yang Tengbo, seorang pengusaha yang diduga sebagai mata-mata China. Meski Yang membantah tuduhan tersebut, pengangkatannya sebagai penasihat bisnis oleh Andrew telah menimbulkan kritik tajam.
Selain itu, pencabutan gelar militer, dukungan amal, dan gelar HRH oleh mendiang ibundanya, Ratu Elizabeth II pada 2021 semakin memperburuk reputasinya. Tindakan ini diambil setelah Andrew menyetujui penyelesaian senilai 12 juta pound sterling atau Rp243 miliar, kasus perdata terkait dugaan pelecehan seksual terhadap Virginia Giuffre.
Baca Juga: Pangeran Andrew Kemungkinan Tidak akan Pernah Muncul Bersama Keluarga Kerajaan Lagi
Andrew kini menghadapi konflik dengan sang kakak, yang menginginkannya meninggalkan Royal Lodge di Windsor. Ketidakhadirannya dalam acara Keluarga Kerajaan di Sandringham pekan ini juga disebut sebagai hasil nasihat dari mantan istrinya, Sarah Ferguson.
Lihat Juga :