Pangeran Andrew Tak Punya Apa-apa Lagi usai Permalukan Raja Charles, Diacuhkan Keluarga Kerajaan
Senin, 23 Desember 2024 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak ada yang menginginkannya dalam kehidupan publik dan dia menerima itu,” tambah Hugo Vickers, sejarawan kerajaan terkemuka dan teman keluarga Kereajaan.
Kasus mata-mata China menjadi bencana terbaru bagi Duke of York, setelah dia dipaksa meninggalkan kehidupan publik pada November 2019 karena hubungannya dengan pelaku kejahatan seks terpidana Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell.
"Dia tidak punya apa-apa lagi kecuali bermain di taman dan bermain golf, anak-anak dan cucu-cucunya — hanya itu yang dia miliki, benar-benar tidak ada," kata Vickers.
Pangeran itu dikatakan berpegang teguh pada rumahnya, yang dikenal sebagai Royal Lodge, setelah Charles mengajukan tawaran untuk mengusirnya awal tahun ini. Andrew yang baru-baru ini menemukan dana, memungkinkannya tinggal di rumah besar dengan 30 kamar yang disewanya, yang kabarnya membutuhkan ratusan ribu dolar untuk perawatan.
“Andrew tidak ingin pindah dari Royal Lodge karena dia pikir itu akan membuatnya tampak bersalah padahal dia tidak merasa bersalah … dia sudah tinggal di sana selama 22 tahun,” kata Vickers.
Kasus mata-mata China menjadi bencana terbaru bagi Duke of York, setelah dia dipaksa meninggalkan kehidupan publik pada November 2019 karena hubungannya dengan pelaku kejahatan seks terpidana Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell.
"Dia tidak punya apa-apa lagi kecuali bermain di taman dan bermain golf, anak-anak dan cucu-cucunya — hanya itu yang dia miliki, benar-benar tidak ada," kata Vickers.
Pangeran itu dikatakan berpegang teguh pada rumahnya, yang dikenal sebagai Royal Lodge, setelah Charles mengajukan tawaran untuk mengusirnya awal tahun ini. Andrew yang baru-baru ini menemukan dana, memungkinkannya tinggal di rumah besar dengan 30 kamar yang disewanya, yang kabarnya membutuhkan ratusan ribu dolar untuk perawatan.
“Andrew tidak ingin pindah dari Royal Lodge karena dia pikir itu akan membuatnya tampak bersalah padahal dia tidak merasa bersalah … dia sudah tinggal di sana selama 22 tahun,” kata Vickers.
Lihat Juga :