alexametrics

Mangkujiwo, Kisah Legenda Kuntilanak Hadirkan Atmosfer Seram dan Tegang

loading...
Mangkujiwo, Kisah Legenda Kuntilanak Hadirkan Atmosfer Seram dan Tegang
Para pendukung Mangkujiwo berfoto bersama dalam sesi press screening film tersebut di Jakarta, belum lama ini. Foto/SINDOnews/Thomasmanggalla.
A+ A-
JAKARTA - Rumah produksi MVP Picture merilis Mangkujiwo yang akan menjadi film horor pertama di tahun 2020. Film garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis ini merupakan cerita awal "kelahiran" kuntilanak yang menghadirkan keseraman dan ketegangan di dalam kisahnya.

Bagi Anda yang sudah mengikuti film Kuntilanak 1, 2, dan 3 tentu tidak asing dengan Mangkujiwo. Sebab, Mangkujiwo adalah sekte dan dalang dari kemunculan kuntilanak. Sosok kuntilanak ini pun erat kaitannya dengan perseteruan antara dua tokoh keraton, yakni Brotoseno dan Cokrokusumo. Mereka memperebutkan kekuasaan atas Loji Pusaka.

"Sejak awal saya sudah berpikir untuk menawarkan karakter Brotoseno kepada Sujiwo Tejo. Kalau tidak mengajak beliau, saya akan salah. Dan, akhirnya pemain lain pun bisa masuk ke dalam roh di tiap karakter cerita," kata Azhar Kinoi Lubis seusai press screening film Mangkujiwo di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.



Salah satu pemain Mangkujiwo, Asmara Abigail yang memerankan tokoh Kanti, ketika pertama kali ditawarkan menilai jalan cerita film ini sangatlah menarik. Terlebih pemain diperbolehkan memberi sudut pandang baru terhadap sosok kuntilanak. "Saya tertantang untuk memberi empati untuk kuntilanak. Semoga kita semakin sayang sama kuntilanak," katanya.

Disebutkan di awal bahwa film Mangkujiwo bercerita tentang awal kemunculan kuntilanak. Seperti diketahui, kuntilanak merupakan legenda hantu perempuan Indonesia yang ditakuti oleh banyak orang. Dalam film ini dikisahkan sosok kuntilanak pada zaman dahulu sebelum menjadi kuntilanak.

Film Mangkujiwo yang ditulis oleh Dirmawan Hatta ini mengusung genre horror-thriller. Kuntilanak merupakan korban perseteruan antara Brotoseno dan Cokrokusumo (Roy Marten) dalam memperebutkan pengaruh serta kekuasaan atas Loji Pusaka. Film ini bakal menjadi film pembuka dari rangkaian Jagat Sinema Kuntilanak yang diperkenalkan sejak tahun lalu.

Sejumlah pemain terlibat dalam film ini di antaranya Asmara Abigail, Sujiwo Tejo, Karina Suwandi, Yasamin Jasem, dan Djenar Maesa Ayu.
(tsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak