Diam-diam Pangeran William Membutuhkan Harry Kembali ke Inggris
Jum'at, 27 Desember 2024 - 05:43 WIB
loading...
A
A
A
Dalam memoar Harry, Spare, dia menulis bahwa dia dan 'Willy' - yang berusia pertengahan 20-an saat itu - berbagi pondok sepuluh menit dari RAF Shawbury saat pertama kali tinggal bersama sejak kuliah di Eton College. Selama obrolan yang mengalir bebas itu, Harry memuji William.
"Menurutku, di antara kami berdua, dia jelas lebih pintar daripada aku. Kami sudah membuktikannya sejak sekolah.' William kemudian memutar matanya sambil bercanda. Harry lalu menggoda tentang 'kebotakan' saudaranya, tetapi William tertawa dan dengan ketus membalas: 'Cukup kaya karena berasal dari seorang berambut merah," tulis Harry.
William juga mengklaim bahwa dia harus 'memasak dan memberinya makan setiap hari' dan mengatakan Harry 'meninggalkan cucian di wastafel' dan 'mendengkur', tetapi adik laki-lakinya menanggapi dengan mengatakan, "oh, bohong sekali".
"Ini adalah pertama dan terakhir kalinya kita tinggal bersama, saya jamin itu," ujarnya dan William dengan sinis menyela "Itu adalah pengalaman yang cukup emosional,' ujar dia.
Baca Juga: 5 Natal Pangeran Harry Paling Dramatis , dari Perang di Afghanistan hingga Drama Keluarga
Namun, persaingan saudara kandung yang bersahabat yang ditunjukkan dalam wawancara itu tampaknya menutupi kebencian yang lebih dalam, menurut Harry dalam memoarnya Spare.
"Ketika saya mengingatnya kembali sekarang, saya tidak bisa tidak bertanya-tanya apakah tidak ada hal lain yang terjadi. Saya berlatih untuk mencapai garis depan, tempat yang sama dengan tempat Willy berlatih, tetapi Istana telah menggagalkan rencananya," tutur dia.
"Menurutku, di antara kami berdua, dia jelas lebih pintar daripada aku. Kami sudah membuktikannya sejak sekolah.' William kemudian memutar matanya sambil bercanda. Harry lalu menggoda tentang 'kebotakan' saudaranya, tetapi William tertawa dan dengan ketus membalas: 'Cukup kaya karena berasal dari seorang berambut merah," tulis Harry.
William juga mengklaim bahwa dia harus 'memasak dan memberinya makan setiap hari' dan mengatakan Harry 'meninggalkan cucian di wastafel' dan 'mendengkur', tetapi adik laki-lakinya menanggapi dengan mengatakan, "oh, bohong sekali".
"Ini adalah pertama dan terakhir kalinya kita tinggal bersama, saya jamin itu," ujarnya dan William dengan sinis menyela "Itu adalah pengalaman yang cukup emosional,' ujar dia.
Baca Juga: 5 Natal Pangeran Harry Paling Dramatis , dari Perang di Afghanistan hingga Drama Keluarga
Namun, persaingan saudara kandung yang bersahabat yang ditunjukkan dalam wawancara itu tampaknya menutupi kebencian yang lebih dalam, menurut Harry dalam memoarnya Spare.
"Ketika saya mengingatnya kembali sekarang, saya tidak bisa tidak bertanya-tanya apakah tidak ada hal lain yang terjadi. Saya berlatih untuk mencapai garis depan, tempat yang sama dengan tempat Willy berlatih, tetapi Istana telah menggagalkan rencananya," tutur dia.
(tdy)
Lihat Juga :