Kanker Usus Mulai Menyerang Usia di Bawah 50 Tahun, Dipicu Pola Makan dan Gaya Hidup
Sabtu, 28 Desember 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Hal-hal seperti mengemudi, duduk di meja sepanjang hari, dan makan lebih banyak makanan siap saji dapat berkontribusi terhadap tren kanker ini. Untuk mengatasi faktor-faktor ini, Halade merekomendasikan lebih banyak tidur, bergerak, dan makan makanan rumahan.
Tampaknya ada peningkatan yang nyata dalam kejadian kanker usus besar dini di antara orang-orang yang lahir setelah tahun 1950, yang menunjukkan bahwa ada paparan gaya hidup dan lingkungan yang memengaruhi Generasi X, milenial, dan Generasi Z dengan cara yang tidak dialami oleh orang tua dan pendahulu mereka yang merupakan generasi baby boomer seperti Generasi Terhebat.
Pada saat yang sama, tingkat kanker usus besar pada orang dewasa yang lebih tua menurun di banyak negara kaya di seluruh dunia, termasuk AS, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Korea Selatan, dan Israel. Para peneliti percaya bahwa hal itu sebagian disebabkan oleh lebih banyak orang yang menjalani pemeriksaan kanker dan lebih sedikit orang yang merokok.
Para ilmuwan masih mencoba menentukan dengan tepat apa yang mendorong peningkatan angka kanker usus besar dini, tetapi banyak pakar kesehatan masyarakat menyalahkan sistem pangan kita. Studi terbaru Halade, misalnya, menunjukkan bahwa pola makan modern, yang dipenuhi dengan camilan kemasan, keripik, minuman manis, dan makanan olahan, tidak memiliki cukup lemak sehat dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh kita untuk mengendalikan peradangan yang memicu kanker.
Baca Juga: 5 Gejala Kanker Usus Besar
Makanan yang kaya omega-3, seperti sayuran berdaun hijau, ikan berlemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat membantu mencegah proses peradangan yang dapat, seiring waktu, menyebabkan kanker.
Namun, makanan hanyalah sebagian dari cerita. Jelas bahwa riwayat keluarga kanker usus besar, serta faktor genetik dan lingkungan yang unik, memiliki peran penting dalam risiko kanker usus besar pribadi Anda. Pakar kesehatan sedang meneliti faktor lingkungan seperti polusi udara, mikroplastik, dan gaya hidup yang lebih banyak duduk.gaya untuk petunjuk tentang apa lagi yang mungkin menjadi pemicu peningkatan kanker usus besar pada orang yang lebih muda.
Tampaknya ada peningkatan yang nyata dalam kejadian kanker usus besar dini di antara orang-orang yang lahir setelah tahun 1950, yang menunjukkan bahwa ada paparan gaya hidup dan lingkungan yang memengaruhi Generasi X, milenial, dan Generasi Z dengan cara yang tidak dialami oleh orang tua dan pendahulu mereka yang merupakan generasi baby boomer seperti Generasi Terhebat.
Pada saat yang sama, tingkat kanker usus besar pada orang dewasa yang lebih tua menurun di banyak negara kaya di seluruh dunia, termasuk AS, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Korea Selatan, dan Israel. Para peneliti percaya bahwa hal itu sebagian disebabkan oleh lebih banyak orang yang menjalani pemeriksaan kanker dan lebih sedikit orang yang merokok.
Para ilmuwan masih mencoba menentukan dengan tepat apa yang mendorong peningkatan angka kanker usus besar dini, tetapi banyak pakar kesehatan masyarakat menyalahkan sistem pangan kita. Studi terbaru Halade, misalnya, menunjukkan bahwa pola makan modern, yang dipenuhi dengan camilan kemasan, keripik, minuman manis, dan makanan olahan, tidak memiliki cukup lemak sehat dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh kita untuk mengendalikan peradangan yang memicu kanker.
Baca Juga: 5 Gejala Kanker Usus Besar
Makanan yang kaya omega-3, seperti sayuran berdaun hijau, ikan berlemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat membantu mencegah proses peradangan yang dapat, seiring waktu, menyebabkan kanker.
Namun, makanan hanyalah sebagian dari cerita. Jelas bahwa riwayat keluarga kanker usus besar, serta faktor genetik dan lingkungan yang unik, memiliki peran penting dalam risiko kanker usus besar pribadi Anda. Pakar kesehatan sedang meneliti faktor lingkungan seperti polusi udara, mikroplastik, dan gaya hidup yang lebih banyak duduk.gaya untuk petunjuk tentang apa lagi yang mungkin menjadi pemicu peningkatan kanker usus besar pada orang yang lebih muda.
(tdy)
Lihat Juga :