Siapakah Rapper OG Maco? Artis yang Meninggal akibat Luka Tembak di Kepala
Sabtu, 28 Desember 2024 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Necrotizing fasciitis, yang umumnya dikenal sebagai penyakit pemakan daging adalah infeksi bakteri langka, namun parah yang dengan cepat menghancurkan jaringan lunak.
"Saya tidak diobati dengan tepat untuk ruam ringan dan akhirnya menderita penyakit pemakan kulit selama beberapa bulan terakhir," ungkapnya dalam unggahan Instagram yang kini telah dihapus, menurut Complex.
"Ini adalah tampilan terbaiknya. Saya harap ini memberi harapan bagi seseorang. Saya telah melalui ini sendirian 90 persen dari waktu, tanpa dukungan dari orang yang saya cintai, tanpa sebagian besar 'teman' saya, tanpa apa pun kecuali kekuatan saya sendiri dan Tuhan," tulisnya.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus Grup A yang menular. Meski sebagian besar kasus terjadi secara acak, infeksi streptokokus grup A yang tidak terlalu parah dapat berkembang menjadi kondisi serius ini.
Gejala awal necrotizing fasciitis meliputi area kulit yang merah, hangat, atau bengkak yang menyebar dengan cepat, nyeri hebat di luar area yang terkena, dan demam. Seiring perkembangan kondisi, gejalanya dapat meliputi perubahan warna kulit, bisul, lepuh, bintik hitam, nanah atau cairan yang keluar dari area yang terinfeksi, kelelahan, pusing, dan diare atau mual.
Perawatan medis segera sangat penting karena infeksi dapat menyebabkan kegagalan organ, sepsis, syok, dan bahkan kematian. Perawatan biasanya melibatkan pengangkatan jaringan yang terinfeksi melalui pembedahan dan pemberian antibiotik intravena.
"Saya tidak diobati dengan tepat untuk ruam ringan dan akhirnya menderita penyakit pemakan kulit selama beberapa bulan terakhir," ungkapnya dalam unggahan Instagram yang kini telah dihapus, menurut Complex.
"Ini adalah tampilan terbaiknya. Saya harap ini memberi harapan bagi seseorang. Saya telah melalui ini sendirian 90 persen dari waktu, tanpa dukungan dari orang yang saya cintai, tanpa sebagian besar 'teman' saya, tanpa apa pun kecuali kekuatan saya sendiri dan Tuhan," tulisnya.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus Grup A yang menular. Meski sebagian besar kasus terjadi secara acak, infeksi streptokokus grup A yang tidak terlalu parah dapat berkembang menjadi kondisi serius ini.
Gejala awal necrotizing fasciitis meliputi area kulit yang merah, hangat, atau bengkak yang menyebar dengan cepat, nyeri hebat di luar area yang terkena, dan demam. Seiring perkembangan kondisi, gejalanya dapat meliputi perubahan warna kulit, bisul, lepuh, bintik hitam, nanah atau cairan yang keluar dari area yang terinfeksi, kelelahan, pusing, dan diare atau mual.
Perawatan medis segera sangat penting karena infeksi dapat menyebabkan kegagalan organ, sepsis, syok, dan bahkan kematian. Perawatan biasanya melibatkan pengangkatan jaringan yang terinfeksi melalui pembedahan dan pemberian antibiotik intravena.
Perjuangan OG Maco Melawan Depresi
OG Maco juga memberi tahu penggemar dalam sebuah video Instagram bahwa ia menjadi depresi setelah menerima diagnosis necrotizing fasciitis. "Semua orang yang saya kira akan ada di sini, yang saya kira dapat saya andalkan, tidak ada di sana," katanya.Lihat Juga :