Pangeran Andrew Kembali Mengalami Pukulan Telak, Perusahaan Pengelola Investasinya Ditutup
Rabu, 08 Januari 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini terjadi setelah seorang mata-mata Tiongkok yang diyakini memiliki hubungan dekat dengan Pangeran Andrew dilarang masuk ke Inggris karena khawatir ia dapat membahayakan kerajaan.
Pihak berwenang Inggris menuduh pengusaha Yang Tengbo — yang hanya dikenal sebagai "H6" hingga hakim Pengadilan Tinggi mencabut perintah anonimitas pada hari Senin — bekerja atas nama United Front Work Department, sebuah sayap Partai Komunis Tiongkok yang digunakan untuk memengaruhi entitas asing.
The Sunday Times mengatakan bahwa Tn. Yang mengunjungi Istana Buckingham dua kali setelah diundang oleh Andrew, serta menghadiri acara-acara di Istana St James dan Istana Windsor. Ia digambarkan di pengadilan telah membangun tingkat kepercayaan yang tidak biasa" dengan kerajaan.
Tn. Yang diketahui telah bertemu dengan Lord Cameron di sebuah resepsi di Downing Street dan Baroness May di sebuah acara berdasi hitam, dan menyimpan foto-foto tersebut di kantornya di London. Dikhawatirkan Tn. Yang, yang mendirikan firma lobi Hampton Group International, menggunakan aksesnya ke tokoh-tokoh Inggris terkemuka untuk memajukan kepentingan Tiongkok, yang dibantah Beijing.
The Times melaporkan bahwa ponselnya ditemukan berisi surat dari Dominic Hampshire, penasihat senior Pangeran Andrew. Dilaporkan bahwa surat itu berbunyi: "Saya harap Anda memahami dengan jelas posisi Anda dengan [Duke] dan keluarganya?.
Pihak berwenang Inggris menuduh pengusaha Yang Tengbo — yang hanya dikenal sebagai "H6" hingga hakim Pengadilan Tinggi mencabut perintah anonimitas pada hari Senin — bekerja atas nama United Front Work Department, sebuah sayap Partai Komunis Tiongkok yang digunakan untuk memengaruhi entitas asing.
The Sunday Times mengatakan bahwa Tn. Yang mengunjungi Istana Buckingham dua kali setelah diundang oleh Andrew, serta menghadiri acara-acara di Istana St James dan Istana Windsor. Ia digambarkan di pengadilan telah membangun tingkat kepercayaan yang tidak biasa" dengan kerajaan.
Tn. Yang diketahui telah bertemu dengan Lord Cameron di sebuah resepsi di Downing Street dan Baroness May di sebuah acara berdasi hitam, dan menyimpan foto-foto tersebut di kantornya di London. Dikhawatirkan Tn. Yang, yang mendirikan firma lobi Hampton Group International, menggunakan aksesnya ke tokoh-tokoh Inggris terkemuka untuk memajukan kepentingan Tiongkok, yang dibantah Beijing.
The Times melaporkan bahwa ponselnya ditemukan berisi surat dari Dominic Hampshire, penasihat senior Pangeran Andrew. Dilaporkan bahwa surat itu berbunyi: "Saya harap Anda memahami dengan jelas posisi Anda dengan [Duke] dan keluarganya?.
Lihat Juga :