Viral Ramalan Hard Gumay tentang Pemecatan Shin Tae-yong dari Pelatih Timnas Indonesia di 2021, Terbukti Benar
Jum'at, 10 Januari 2025 - 17:40 WIB
loading...
Viral ramalan Hard Gumay tentang pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada 2021, terbukti benar. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Viral ramalan Hard Gumay tentang pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada 2021, terbukti benar. Dia mengatakan posisi STY tidak akan lama.
"Timnas Indonesia ke depannya yang dimulai dari 2021 hingga tiga sampai lima tahun ke depan, pertama sudah jelas akan ada pergantian pelatih," kata Hard Gumay dikutip dari YouTube FAM Channel pada tiga tahun lalu, dikutip pada Jumat (10/1/2025).
Baca Juga: Hard Gumay Ungkap Prediksi Mengejutkan, Tonton Selengkapnya di Channel YouTube Robby Purba
"Sosok Shin Tae-yong tidak akan bertahan lama bersama Timnas Indonesia. Setelah disingkirkan, Shin Tae-yong akan kembali ke negara asalnya di Korea Selatan," ucap dia lagi.
Menariknya, Hard Gumay menerawang jika pemecatan STY yang dilakukan PSSI akan menuai pro dan kontra di masyarakat. Ini juga terbukti benar. Pasalnya, saat nama STY dicopot, masyarakat langsung heboh. Sebagian mencibir sikap PSSI.
Pemilihan Patrick Kluivert sebagai pengganti STY menuai pro dan kontra. Pasalnya, dia minim pengalaman dan belum menunjukkan prestasi gemilang seperti STY.
"Ada pro dan kontra, ada keributan, bahkan ada ketidaknyamanan, ada juga ketidakkesepakatan dan ada pelanggaran perjanjian antara pihak pelatih dan yang merekrut," ujar Hard Gumay.
"Timnas Indonesia ke depannya yang dimulai dari 2021 hingga tiga sampai lima tahun ke depan, pertama sudah jelas akan ada pergantian pelatih," kata Hard Gumay dikutip dari YouTube FAM Channel pada tiga tahun lalu, dikutip pada Jumat (10/1/2025).
Baca Juga: Hard Gumay Ungkap Prediksi Mengejutkan, Tonton Selengkapnya di Channel YouTube Robby Purba
"Sosok Shin Tae-yong tidak akan bertahan lama bersama Timnas Indonesia. Setelah disingkirkan, Shin Tae-yong akan kembali ke negara asalnya di Korea Selatan," ucap dia lagi.
Menariknya, Hard Gumay menerawang jika pemecatan STY yang dilakukan PSSI akan menuai pro dan kontra di masyarakat. Ini juga terbukti benar. Pasalnya, saat nama STY dicopot, masyarakat langsung heboh. Sebagian mencibir sikap PSSI.
Pemilihan Patrick Kluivert sebagai pengganti STY menuai pro dan kontra. Pasalnya, dia minim pengalaman dan belum menunjukkan prestasi gemilang seperti STY.
"Ada pro dan kontra, ada keributan, bahkan ada ketidaknyamanan, ada juga ketidakkesepakatan dan ada pelanggaran perjanjian antara pihak pelatih dan yang merekrut," ujar Hard Gumay.
Lihat Juga :