Uya Kuya Diusir Bule saat Buat Konten di Puing Kebakaran Los Angeles, Dinilai Kurang Empati
Sabtu, 18 Januari 2025 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
"Sangat disayangkan, sungguh mengerikan orang-orang ini melakukan hal ini. Seperti mereka tidak mengerti bahwa kami kehilangan rumah?" ujarnya.
Uya Kuya dinilai tidak memahami apa yang dirasakan korban ketika kehilangan rumah akibat kebakaran dan harus berjuang untuk menata kembali rumah dan hidupnya.
"Mereka tidak memahami apapun yang sedang kami alami. Mereka tidak merasa kesulitan karena harus mengganti semua itu," katanya.
"Sangat menyedihkan orang-orang ini mengambil keuntungan dari rasa sakit kami dan mereka tidak memahaminya. Ini konyol, memang benar-benar di luar kendali," katanya.
Orang-orang seperti Uya Kuya dan konten kreator lainnya pun harus mengerti penderitaan warga LA dan berhatap mereka tidak datang lagi untuk keuntungannya sendiri.
"Setidaknya kami harus memasang rantai dan kunci, karena orang-orang itu mendatangi properti kita seolah-olah itu milik mereka," katanya.
![Uya Kuya Diusir Bule saat Buat Konten di Puing Kebakaran Los Angeles, Dinilai Kurang Empati]()
"Mereka tidak paham rumah ini banyak kenangan, mereka hanya ingin mendapatkan uang dari sini. Wawancara di depan rumahku sendiri," katanya.
Uya Kuya dinilai tidak memahami apa yang dirasakan korban ketika kehilangan rumah akibat kebakaran dan harus berjuang untuk menata kembali rumah dan hidupnya.
"Mereka tidak memahami apapun yang sedang kami alami. Mereka tidak merasa kesulitan karena harus mengganti semua itu," katanya.
"Sangat menyedihkan orang-orang ini mengambil keuntungan dari rasa sakit kami dan mereka tidak memahaminya. Ini konyol, memang benar-benar di luar kendali," katanya.
Orang-orang seperti Uya Kuya dan konten kreator lainnya pun harus mengerti penderitaan warga LA dan berhatap mereka tidak datang lagi untuk keuntungannya sendiri.
"Setidaknya kami harus memasang rantai dan kunci, karena orang-orang itu mendatangi properti kita seolah-olah itu milik mereka," katanya.

"Mereka tidak paham rumah ini banyak kenangan, mereka hanya ingin mendapatkan uang dari sini. Wawancara di depan rumahku sendiri," katanya.
Lihat Juga :