Alasan Uya Kuya Bikin Konten Kebakaran di Los Angeles, Bawa-bawa Nama DPR RI
Selasa, 21 Januari 2025 - 18:40 WIB
loading...
Uya Kuya mengungkap alasan berada di LA dan membuat konten di depan rumah korban kebakaran. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Surya Utama alias Uya Kuya mengungkap alasannya berada di Los Angeles (LA), Amerika Serikat setelah namanya viral di media sosial karena membuat konten di depan rumah korban kebakaran hingga diusir warga.
Uya Kuya mengaku berada di LA selama seminggu. Dia pun membawa-bawa nama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Sang artus mengaku kedatangannya ke Negeri Paman Sam itu untuk urusan reses atau kegiatan di luar gedung parlemen dan mengunjungi pemilihnya yang berada di sana.
Baca Juga: Dipanggil MKD DPR Gegara Bikin Konten Kebakaran di Los Angeles, Uya Kuya: Siap Banget!
"Kalau ditanya lagi ada yang bilang 'Uya Kuya kok masa Reses kok di luar negeri?' Uya Kuya itu masa Reses di Jakarta itu udah selesai dari tanggal 30 Desember, udah ada laporannya, udah selesai Resesnya," ujar Uya Kuya ditemui di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).
"Semua orang yang ada di luar negeri itu memilih gue dan bukannya sombong dan congkak, ini faktanya Uya Kuya adalah DPR RI dengan suara luar negeri tertinggi," ucap dia lagi.
Uya sendiri merasa tak ada yang salah dengan kunjungannya ke Los Angeles, meski dia membuat konten LA yang menjadi puing akibat kebakaran.
"Itu Dapil gue, boleh dong gue mengunjungi tempat itu, mereka yang memilih gue di situ," tegasnya.
Adapun konten yang menjadi sampingannya, menurut Uya, juga tidak melanggar peraturan dalam jabatannya sebagai Anggota DPR RI.
"Lah emang kita artis, kita DPR tapi kita artis. Gue tanya DPR sekarang emang ada anggota DPR yang nggak ngonten? Nggak ada. Anggota DPR ngonten, artis ngonten, netizen juga ngonten. Lah netizen itu kalau dibuka akunnya juga mereka ngonten," bebernya.
Kendati demikian, Uya membantah konten di depan rumah korban kebakaran LA dibuat untuk mencari keuntungan pribadi.
Baca Juga: Uya Kuya Diusir Bule saat Buat Konten di Puing Kebakaran Los Angeles, Dinilai Kurang Empati
Dia mengklaim, konten itu merupakan pesanan salah satu wartawan asal Indonesia untuk menyampaikan informasi terkini soal kondisi disana.
"Ya lo bisa liat yang pakai footage gue, bukan salah medianya juga. Kan mereka minta tolong, di sini aja kalau ada yang minta tolong gue ambilin gambar pasti gue kasih," kata dia.
Uya Kuya mengaku berada di LA selama seminggu. Dia pun membawa-bawa nama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Sang artus mengaku kedatangannya ke Negeri Paman Sam itu untuk urusan reses atau kegiatan di luar gedung parlemen dan mengunjungi pemilihnya yang berada di sana.
Baca Juga: Dipanggil MKD DPR Gegara Bikin Konten Kebakaran di Los Angeles, Uya Kuya: Siap Banget!
"Kalau ditanya lagi ada yang bilang 'Uya Kuya kok masa Reses kok di luar negeri?' Uya Kuya itu masa Reses di Jakarta itu udah selesai dari tanggal 30 Desember, udah ada laporannya, udah selesai Resesnya," ujar Uya Kuya ditemui di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).
"Semua orang yang ada di luar negeri itu memilih gue dan bukannya sombong dan congkak, ini faktanya Uya Kuya adalah DPR RI dengan suara luar negeri tertinggi," ucap dia lagi.
Uya sendiri merasa tak ada yang salah dengan kunjungannya ke Los Angeles, meski dia membuat konten LA yang menjadi puing akibat kebakaran.
"Itu Dapil gue, boleh dong gue mengunjungi tempat itu, mereka yang memilih gue di situ," tegasnya.
Adapun konten yang menjadi sampingannya, menurut Uya, juga tidak melanggar peraturan dalam jabatannya sebagai Anggota DPR RI.
"Lah emang kita artis, kita DPR tapi kita artis. Gue tanya DPR sekarang emang ada anggota DPR yang nggak ngonten? Nggak ada. Anggota DPR ngonten, artis ngonten, netizen juga ngonten. Lah netizen itu kalau dibuka akunnya juga mereka ngonten," bebernya.
Kendati demikian, Uya membantah konten di depan rumah korban kebakaran LA dibuat untuk mencari keuntungan pribadi.
Baca Juga: Uya Kuya Diusir Bule saat Buat Konten di Puing Kebakaran Los Angeles, Dinilai Kurang Empati
Dia mengklaim, konten itu merupakan pesanan salah satu wartawan asal Indonesia untuk menyampaikan informasi terkini soal kondisi disana.
"Ya lo bisa liat yang pakai footage gue, bukan salah medianya juga. Kan mereka minta tolong, di sini aja kalau ada yang minta tolong gue ambilin gambar pasti gue kasih," kata dia.
(tdy)
Lihat Juga :