Kesalahan Besar Pangeran Harry, Niat Perbaiki Diri yang Berujung Pengkhianatan pada Keluarga Kerajaan
Sabtu, 25 Januari 2025 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Penerbitan memoar ini ditandai dengan niat Harry untuk membagikan kebenarannya, tetapi dia mungkin tidak sepenuhnya memahami bagaimana pengungkapannya akan memengaruhi orang-orang terdekatnya.
Buku tersebut merinci serangkaian momen keluarga pribadi, mulai pertengkaran hebat dengan Pangeran William hingga pesan teks yang bocor antara Kate Middleton dan Meghan Markle.
Harry juga menggambarkan Raja Charles sebagai ayah yang lalai, menuduhnya meninggalkan Harry dan Meghan ketika mereka mencari keamanan dan dukungan finansial setelah mengundurkan diri sebagai bangsawan senior.
Ratu Camilla pun tidak luput dari ceritanya yang diungkap ke puvlik, di mana Harry menggambarkan Ratu Camilla sebagai orang yang manipulatif dan didorong oleh kepentingan pribadi.
Konsekuensi dari klaim tersebut sangat luas. Pangeran William, yang pernah menjadi orang kepercayaan Harry, dilaporkan hancur oleh pengkhianatan tersebut, sementara Raja Charles menghadapi pengawasan baru sebagai seorang ayah dan raja. Memoar tersebut menjadi titik pertikaian, menantang citra publik keluarga kerajaan sebagai institusi yang bersatu.
Meskipun Spare memecahkan rekor penjualan dan mengukuhkan Harry sebagai tokoh budaya dengan caranya sendiri, buku itu juga membuatnya terombang-ambing di wilayah yang tidak dikenalnya. Seorang sumber yang dekat dengan Harry menggambarkannya sebagai "ikan yang keluar dari air," tidak yakin dengan apa yang sebenarnya diinginkannya.
Buku tersebut merinci serangkaian momen keluarga pribadi, mulai pertengkaran hebat dengan Pangeran William hingga pesan teks yang bocor antara Kate Middleton dan Meghan Markle.
Harry juga menggambarkan Raja Charles sebagai ayah yang lalai, menuduhnya meninggalkan Harry dan Meghan ketika mereka mencari keamanan dan dukungan finansial setelah mengundurkan diri sebagai bangsawan senior.
Ratu Camilla pun tidak luput dari ceritanya yang diungkap ke puvlik, di mana Harry menggambarkan Ratu Camilla sebagai orang yang manipulatif dan didorong oleh kepentingan pribadi.
Konsekuensi dari klaim tersebut sangat luas. Pangeran William, yang pernah menjadi orang kepercayaan Harry, dilaporkan hancur oleh pengkhianatan tersebut, sementara Raja Charles menghadapi pengawasan baru sebagai seorang ayah dan raja. Memoar tersebut menjadi titik pertikaian, menantang citra publik keluarga kerajaan sebagai institusi yang bersatu.
Meskipun Spare memecahkan rekor penjualan dan mengukuhkan Harry sebagai tokoh budaya dengan caranya sendiri, buku itu juga membuatnya terombang-ambing di wilayah yang tidak dikenalnya. Seorang sumber yang dekat dengan Harry menggambarkannya sebagai "ikan yang keluar dari air," tidak yakin dengan apa yang sebenarnya diinginkannya.
Lihat Juga :