Pangeran Harry dan Taylor Swift Jadi Penyebab Pertikaian di Kementerian Dalam Negeri Inggris

Minggu, 26 Januari 2025 - 08:00 WIB
loading...
Pangeran Harry dan Taylor...
Pangeran Harry dan Taylor Swift menjadi penyebab pertikaian yang terjadi di Kementerian Dalam Negeri Inggris terkait perlindungan keamanan memicu diskusi. Foto/Getty Images
A A A
INGGRIS - Pangeran Harry dan Taylor Swift menjadi penyebab pertikaian yang terjadi di Kementerian Dalam Negeri Inggris terkait perlindungan keamanan. Perbedaan perlakuan dalam pemberian pengawalan polisi kepada kedua figur publik ini memicu diskusi yang melibatkan pengamanan yang didanai oleh pembayar pajak.

Taylor Swift diberikan pengawalan polisi menggunakan lampu biru untuk menuju konsernya di Stadion Wembley pada Agustus 2024, setelah ancaman teror memaksa pembatalan pertunjukannya di Wina. Kasus ini disebut-sebut menjadi bahan pembanding bagi Pangeran Harry dalam perjuangannya mendapatkan perlindungan keamanan di Inggris.

Dilansir dari Express, Minggu (26/1/2025), sejak mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020, Harry kehilangan haknya atas perlindungan polisi yang sebelumnya diberikan secara otomatis kepada anggota Keluarga Kerajaan.

Meski bersedia menanggung biaya keamanan sendiri, suami Meghan Markle itu masih harus bergantung pada pengaturan keamanan khusus yang diputuskan berdasarkan kasus per kasus oleh Komite Eksekutif untuk Perlindungan Keluarga Kerajaan dan Tokoh Publik (Ravec).

Pangeran Harry dan Taylor Swift Jadi Penyebab Pertikaian di Kementerian Dalam Negeri Inggris

Foto/Getty Images

Baca Juga: Kesalahan Besar Pangeran Harry, Niat Perbaiki Diri yang Berujung Pengkhianatan pada Keluarga Kerajaan

Pangeran Harry dan Taylor Swift Jadi Penyebab Pertikaian di Kementerian Dalam Negeri Inggris

Foto/Getty Images

Editor kerajaan Daily Mail Rebecca English mengatakan bahwa pangeran 40 tahun itu berencana menggunakan contoh perlakuan terhadap pelantun Blank Space itu dalam kasus hukumnya melawan Kementerian Dalam Negeri.

"Harry menggunakan contoh Taylor Swift untuk menyoroti bagaimana orang lain mendapatkan perlakuan yang berbeda," kata Rebecca.

"Ia merasa, sebagai putra Raja dengan ancaman keamanan unik, seharusnya ia diperlakukan secara berbeda," sambungnya.

Dalam wawancara dengan ITV, adik Pangeran William itu mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keselamatan keluarganya, terutama istrinya, Meghan Markle. Ia menyatakan bahwa risiko ancaman keamanan menjadi alasan utama ia terus memperjuangkan haknya atas perlindungan polisi.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Disebut Sulit Bercerai, Terikat Kontrak Besar



"Yang dibutuhkan hanyalah satu orang yang bertindak berdasarkan apa yang mereka baca," jelasnya.

"Entah itu pisau atau asam. Itu alasan saya merasa terlalu berbahaya membawa istri saya kembali ke Inggris," tambahnya.

Di sisi lain, bintang Suits tersebut sendiri belum kembali ke Inggris sejak September 2022, setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II. Keputusan Ravec pada 2020 untuk mencabut perlindungan keamanan otomatisnya membuat Harry merasa terasing dari keluarganya dan institusi kerajaan.

Sementara itu, keputusan untuk memberikan perlindungan kepada Swift dianggap sebagai bukti bahwa ancaman keamanan dapat dipertimbangkan secara khusus, sesuatu yang terus diperjuangkan putra bungsu Raja Charles III itu untuk keluarganya. Namun, perjuangan hukum ini tetap menjadi topik yang memecah opini publik di Inggris.

Baca Juga: Pangeran Harry Terima Ganti Rugi Rp12 Miliar, The Sun Minta Maaf atas Informasi Ilegal
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Makin Terasing! Pangeran...
Makin Terasing! Pangeran Harry Tak Diundang ke Pernikahan Sepupunya, Peter Phillips
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Rekomendasi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
Kerusuhan Terburuk di...
Kerusuhan Terburuk di Inggris dalam 13 Tahun Terakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved