Deretan Serangga yang Jadi Makanan Khas Daerah di Indonesia, Bisa Jadi Pengganti Makanan Bergizi Gratis?

Selasa, 28 Januari 2025 - 09:40 WIB
loading...
Deretan Serangga yang...
Kepala BGN menjadi sorotan setelah mengungkap bahwa serangga bisa jadi menu program Makan Bergizi Gratis di daerah. Foto/ Instagram
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjadi sorotan setelah mengungkapkan bahwa serangga dapat menjadi salah satu menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hanya saja, dia menggarisbawahi jika serangga yang dikonsumsi ini disesuaikan dengan potensi sumber daya lokal di masing-masing daerah.

Lalu, serangga apa saja yang ada di daerah yang biasa dimakan oleh masyarakat setempat? Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar serangga yanh sering dikomsumsi masyarakat di daerahnya masing-masing.

Baca Juga: Kepala BGN Buka Peluang Serangga Jadi Menu Makan Bergizi Gratis, Pengamat: Jangan Aneh-aneh

Serangga yang Jadi Makanan di Daerah Indonesia

1. Belalang

Belalang menjadi salah satu serangga yang bisa dimakan. Bahkan, sejak zaman dahulu. Nah, Belalang sering dikonsumsi masyarakat di kawasan Gunungkidul, Yogyakarta. Umumnya, belakang dibuat dengan olahan sederhana, yakni digoreng.
Deretan Serangga yang Jadi Makanan Khas Daerah di Indonesia, Bisa Jadi Pengganti Makanan Bergizi Gratis?

2. Jangkrik

Hampir sama dengan belalang, jangkrik juga enak digoreng. Serangga ini suka disantap oleh warha Ciamis, Jawa Barat. Jangkrik juga populer disantap dikonsumsi masyaakat Thailand. Namun, jangkrik juga bisa semakin nikmat dibalado dengan rasa pedas yang menggugah selera.
Deretan Serangga yang Jadi Makanan Khas Daerah di Indonesia, Bisa Jadi Pengganti Makanan Bergizi Gratis?

3. Laron

Peyek laron merupakan camilan khas Jawa Tengah, khususnya daerah Yogyakarta, Boyolali dan Wonogiri. Laron yang diolah menjadi peyek atau rempeyek merupakan salah satu kuliner unik dan ekstrem di Indonesia.

Selain peyek, laron juga bisa diolah menjadi oseng, botok, dan sate. Laron kaya akan kandungan gizi seperti protein, karbohidrat, lemak, asam amino, serta antioksidan.
Deretan Serangga yang Jadi Makanan Khas Daerah di Indonesia, Bisa Jadi Pengganti Makanan Bergizi Gratis?

4. Tawon

Tawon juga menjadi serangga yang menjadi makanan khas Banyuwangi, Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari sarang lebah, parutan kelapa muda, dan bumbu-bumbu.
Botok tawon memiliki rasa manis, gurih, dan sedikit pedas. Makanan ini biasanya disajikan dengan nasi putih hangat.
Deretan Serangga yang Jadi Makanan Khas Daerah di Indonesia, Bisa Jadi Pengganti Makanan Bergizi Gratis?

5. Ulat Sagu

Ulat sagu berwarna putih, gempal, dan berkepala merah. Sesuai namanya, serangga tersebut berada di dalam pohon sagu. Di samping pohon sagu yang telah tua diolah jadi papeda. Ini menjadi makanan khas Papua. Makanan ini juga bisa ditemukan di Karo Sumatra Utara, Sulawesi Selatan dan Dayak Kalimantan.

Sate ulat sagu terbuat dari ulat sagu yang ditusuk pada tusuk sate dan dipanggang. Ulat sagu yang digunakan berasal dari pohon sagu yang dipotong dan dibiarkan membusuk.
Sate ulat sagu memiliki rasa yang unik dan tekstur yang renyah di luar, tetapi lembut di dalam. Makanan ini kaya akan protein, lemak, dan serat.
Deretan Serangga yang Jadi Makanan Khas Daerah di Indonesia, Bisa Jadi Pengganti Makanan Bergizi Gratis?

Baca Juga: Keluarga Kepala BGN Dadan Hindayana Diusulkan Jadi Kelinci Percobaan Makan Serangga Gratis

6. Capung

Sayok merupakan makanan khas Pontianak dan Danau Linow, Sulawesi Utara. Sayok Pontianak terbuat dari keladi, sedangkan sayok Danau Linow terbuat dari larva capung.

Sayok Danau Linow merupakan makanan khas masyarakat Danau Linow, Tomohon, Sulawesi Utara. Sayok ini terbuat dari larva capung yang biasanya ditemukan di danau.
Deretan Serangga yang Jadi Makanan Khas Daerah di Indonesia, Bisa Jadi Pengganti Makanan Bergizi Gratis?
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dua Kali Gagal, Tempe...
Dua Kali Gagal, Tempe Kembali Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO
9 Bulan MBG 9 Ribu Anak...
9 Bulan MBG 9 Ribu Anak Keracunan, Forum RCCE Desak BGN Segera Lakukan Perbaikan!
IDAI Kirim Surat Terbuka...
IDAI Kirim Surat Terbuka ke BGN Buntut Keracunan Massal MBG, Begini Isinya
6.000 Kasus Keracunan...
6.000 Kasus Keracunan Makanan Akibat MBG, Begini Cara Deteksi Dini Menurut Dokter Anak
Chef Arnold Kritik Program...
Chef Arnold Kritik Program MBG, Soroti Eksekusi yang Lemah
10 Masakan Terbaik di...
10 Masakan Terbaik di Dunia, Makanan Indonesia Posisi 7
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Rekomendasi
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Berita Terkini
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved