Fedi Nuril Skakmat Politisi yang Bela Jokowi: Pagar Laut Boleh Kita Maklumi Ketidakbecusannya?
Selasa, 28 Januari 2025 - 21:40 WIB
loading...
Fedi Nuril menyentil Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo, terkait pernyataan yang membela kinerja mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Instagram Fedi Nuril
A
A
A
JAKARTA - Fedi Nuril menyentil Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo, terkait pernyataan yang membela kinerja mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Respons ini muncul setelah Sigit mengunggah cuitan di akun X pribadinya yang mengapresiasi pencapaian Kementerian ATR/BPN di era kepemimpinan Jokowi.
Dalam cuitannya, Sigit menyebutkan bahwa Kementerian ATR/BPN di bawah pemerintahan Jokowi berhasil mempercepat penerbitan sertifikat tanah. Ia menjelaskan bahwa sebelum 2015, hanya 46 juta dari 126 juta bidang tanah yang bersertifikat, dengan rata-rata penerbitan 500 ribu sertifikat per tahun.
Namun, di bawah kepemimpinan Jokowi, jumlah sertifikat yang diterbitkan melonjak hingga 6-7 juta per tahun, dengan total 101 juta sertifikat terselesaikan. Pencapaian ini memberikan dampak positif yang membuat masyarakat mempunyai kepastian hukum atas kepemilikan tanah mereka.
"Kementerian ATR/BPN di era Presiden Jokowi termasuk lembaga dengan kinerja jempolan. Hingga 2015, hanya 46 juta dari 126 juta bidang tanah yang bersertifikat dengan kecepatan penerbitan hanya 500 ribu sertifikat per tahun," tulis Sigit dikutip dari akun X @sigitwid, Selasa (28/1/2025).
![Fedi Nuril Skakmat Politisi yang Bela Jokowi: Pagar Laut Boleh Kita Maklumi Ketidakbecusannya?]()
Foto/X Fedi Nuril
Baca Juga: Fedi Nuril Poligami Lagi usai Film Ayat-Ayat Cinta: Saya Kembali ke Asal
Dalam cuitannya, Sigit menyebutkan bahwa Kementerian ATR/BPN di bawah pemerintahan Jokowi berhasil mempercepat penerbitan sertifikat tanah. Ia menjelaskan bahwa sebelum 2015, hanya 46 juta dari 126 juta bidang tanah yang bersertifikat, dengan rata-rata penerbitan 500 ribu sertifikat per tahun.
Namun, di bawah kepemimpinan Jokowi, jumlah sertifikat yang diterbitkan melonjak hingga 6-7 juta per tahun, dengan total 101 juta sertifikat terselesaikan. Pencapaian ini memberikan dampak positif yang membuat masyarakat mempunyai kepastian hukum atas kepemilikan tanah mereka.
"Kementerian ATR/BPN di era Presiden Jokowi termasuk lembaga dengan kinerja jempolan. Hingga 2015, hanya 46 juta dari 126 juta bidang tanah yang bersertifikat dengan kecepatan penerbitan hanya 500 ribu sertifikat per tahun," tulis Sigit dikutip dari akun X @sigitwid, Selasa (28/1/2025).

Foto/X Fedi Nuril
Baca Juga: Fedi Nuril Poligami Lagi usai Film Ayat-Ayat Cinta: Saya Kembali ke Asal
Lihat Juga :