Studi: Menggunakan Media Sosial Berlebihan Picu Sifat Mudah Tersinggung

Minggu, 02 Februari 2025 - 23:40 WIB
loading...
Studi: Menggunakan Media...
Studi terbaru menunjukkan bahwa menggunakan media sosial berlebihan memicu sifat mudah tersinggung. Konten viral yang sering dibuat untuk memancing emosi. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Studi terbaru menunjukkan bahwa menggunakan media sosial berlebihan memicu sifat mudah tersinggung. Konten viral yang sering dibuat untuk memancing emosi, tren yang terlalu cepat berganti, serta perbandingan hidup yang tidak realistis dapat berdampak buruk pada kesehatan emosional pengguna.

Sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Network Open ini mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan, terutama Instagram dan TikTok, dikaitkan dengan meningkatnya tingkat kecemasan, depresi, dan sifat mudah tersinggung.

Dilansir dari Times of India, Minggu (2/2/2025), penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School ini menunjukkan bahwa individu yang menghabiskan lebih banyak waktu di platform tersebut cenderung lebih sering merasa terganggu dan jengkel.

Penelitian ini melibatkan pengumpulan data dari orang dewasa muda (usia 18 tahun ke atas) tentang penggunaan media sosial mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa pengguna aktif platform seperti TikTok memperoleh skor rata-rata 3,37 poin lebih tinggi pada skala iritabilitas dibandingkan mereka yang tidak menggunakan media sosial secara berlebihan.

Baca Juga: Pakar Psikologi Sebut Generasi Z Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental

Namun, tidak semua platform media sosial memiliki dampak yang sama. Peneliti menyarankan penggunaan media sosial yang lebih bijak untuk meminimalkan efek negatif pada kesejahteraan psikologis dan emosional.

Studi ini menjelaskan beberapa alasan utama mengapa media sosial dapat menyebabkan perasaan mudah tersinggung:

1. Informasi Berlebihan

Media sosial membanjiri pengguna dengan tren, notifikasi, dan konten yang terus-menerus, yang memicu stres dan perasaan fear of missing out (FOMO).

2. Perbandingan Sosial

Kehidupan yang ditampilkan secara ideal di media sosial membuat pengguna merasa tidak puas dan frustrasi terhadap kehidupan mereka sendiri.

3. Keterlibatan Emosional

Media sosial merangsang otak dengan dopamin melalui interaksi digital, membuat pengguna kecanduan. Ketika mereka harus fokus pada hal lain, perasaan kehilangan pembaruan menimbulkan frustrasi.

4. Konten Ekstrem

Paparan terhadap konten yang memecah belah atau negatif meningkatkan stres emosional dan kejengkelan.

Baca Juga: Media Sosial Bawa Dampak Psikologis dan Stereotip pada Perempuan

Tips untuk Mengurangi Dampak Negatif Media Sosial



1. Tetapkan Batas Waktu: Batasi penggunaan media sosial setiap hari untuk mengurangi risiko overstimulasi.

2. Kurasi Feed Anda: Hindari konten negatif dan pilih konten yang inspiratif, positif, atau relevan dengan minat Anda.

3. Hindari Sebelum Tidur: Jangan gunakan media sosial sebelum tidur atau segera setelah bangun untuk memberikan waktu istirahat bagi pikiran.

4. Jeda dari Media Sosial: Lakukan detox media sosial secara berkala untuk mengembalikan fokus dan kesehatan mental Anda.

Media sosial dapat menjadi alat yang bermanfaat jika digunakan secara bijak. Namun, pengguna harus sadar akan dampaknya pada kesehatan mental dan emosional untuk memastikan pengalaman yang lebih positif dan seimbang.

Baca Juga: Studi: Pengguna Instagram Usia Remaja Rentan Benci Tubuh Sendiri
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved