Selebriti Ajil Ditto dan Rachel Chia Kolaborasi Bentuk SEKUYA EVOS Racing Team
Minggu, 02 Februari 2025 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai Indonesia gak kekurangan talenta resources pemain Esports di berbagai kota di Indonesia yang layak ikut kompetisi nasional maupun internasional namun ada oknum dalam instansi berwenang yang nakal dengan sengaja atau tidak memasukan talent yang tidak kompeten untuk ikut kompetisi baik lokal bahkan mewakli Indonesia di ajang Esports Internasional.
“Kalau boleh jujur ada oknum dalam instansi yang nakal sengaja atau tidak memasukan kalo memang gak kompetitif gak punya kemampuan untuk bersaing di kompetisi ya sudah gak usah dimasukan harus bener diperhatikan semoga gak ada pihak nakal karena membawa atau mewakili Negara,” member grup musik Super7 ini.
Senada dengan Ajil Dito, Brand Ambasador (BA) EVOS, Rachel Chia mengakui bahwa memperkenalkan industri Esport di Indonesia bukan sesuatu yang mudah. Stigma negatif ‘Hanya Bermain Game’ terkait aktivitas industri tersebut juga tidak asing terdengar di kalangan masyarakat.
Namun dia mengaku dengan adanya stigma negatif tersebut bukan justru menjadikan dirinya menyerah akan keadaan, tapi terus berkomitmen melakukan sosialiasi rutin.
“Kayak dari resiko aja kalau itu (Stigma negatif) yang penting kami jalani sesuai koridor, kalau menang kalah lumrah, kalau sentimen negatif yaudah kami terima tapi tetap fokus di koridor (bertugas),” kata Rachel Chia.
Melihat potensi Esports tersebut membuat Sekuya dan EVOS Esports mengumumkan kerjasama tim balap yang dinamakan, SEKUYA EVOS Racing Team. Sekuya, perusahaan gim anime dan hiburan asal Indonesia menjalin kerjasama inovatif dengan organisasi Esports terbesar di Asia Tenggara, dalam menciptakan SEKUYA EVOS Racing Team sebagai Pioner dalam crossover antara Anime, Balap dan Gim.
Tim balap ini akan memulai debut pertamanya di Mandalika di bawah bendera SEKUYA EVOS Racing team dan siap berpartisipasi untuk ajang balap 2025. Sekuya sebelumnya telah merambah dunia balap di tahun 2024 dengan membuat tim balap bernama Sekuya Racing.
Pada tahun 2024, Sekuya Racing Team telah mencatatkan prestasi gemilang dengan memenangkan empat kejuaraan dalam ajang Mandalika Festival Of Speed, dengan pembalap dari Indonesia, Senna Iriawan dan pembalap asal Jepang, Hana Burton.
Keberhasilan ini membuktikan komitmen Sekuya dalam mendukung perkembangan dunia balap di Indonesia. Sebagai salah satu organisasi esports terbesar di Asia Tenggara, EVOS Esports telah memiliki lebih dari 7 juta pengikut di media sosial dan dikenal luas karena kesuksesannya dalam berbagai turnamen kejuaraan Esports.
Dengan perjalanan panjang di dunia Esports, EVOS kini mulai merambah dunia balap dengan membentuk SEKUYA EVOS Racing Team, salah satu tim balap pertama yang dibentuk oleh organisasi Esports di Asia.
“Kalau boleh jujur ada oknum dalam instansi yang nakal sengaja atau tidak memasukan kalo memang gak kompetitif gak punya kemampuan untuk bersaing di kompetisi ya sudah gak usah dimasukan harus bener diperhatikan semoga gak ada pihak nakal karena membawa atau mewakili Negara,” member grup musik Super7 ini.
Senada dengan Ajil Dito, Brand Ambasador (BA) EVOS, Rachel Chia mengakui bahwa memperkenalkan industri Esport di Indonesia bukan sesuatu yang mudah. Stigma negatif ‘Hanya Bermain Game’ terkait aktivitas industri tersebut juga tidak asing terdengar di kalangan masyarakat.
Namun dia mengaku dengan adanya stigma negatif tersebut bukan justru menjadikan dirinya menyerah akan keadaan, tapi terus berkomitmen melakukan sosialiasi rutin.
“Kayak dari resiko aja kalau itu (Stigma negatif) yang penting kami jalani sesuai koridor, kalau menang kalah lumrah, kalau sentimen negatif yaudah kami terima tapi tetap fokus di koridor (bertugas),” kata Rachel Chia.
Melihat potensi Esports tersebut membuat Sekuya dan EVOS Esports mengumumkan kerjasama tim balap yang dinamakan, SEKUYA EVOS Racing Team. Sekuya, perusahaan gim anime dan hiburan asal Indonesia menjalin kerjasama inovatif dengan organisasi Esports terbesar di Asia Tenggara, dalam menciptakan SEKUYA EVOS Racing Team sebagai Pioner dalam crossover antara Anime, Balap dan Gim.
Tim balap ini akan memulai debut pertamanya di Mandalika di bawah bendera SEKUYA EVOS Racing team dan siap berpartisipasi untuk ajang balap 2025. Sekuya sebelumnya telah merambah dunia balap di tahun 2024 dengan membuat tim balap bernama Sekuya Racing.
Pada tahun 2024, Sekuya Racing Team telah mencatatkan prestasi gemilang dengan memenangkan empat kejuaraan dalam ajang Mandalika Festival Of Speed, dengan pembalap dari Indonesia, Senna Iriawan dan pembalap asal Jepang, Hana Burton.
Keberhasilan ini membuktikan komitmen Sekuya dalam mendukung perkembangan dunia balap di Indonesia. Sebagai salah satu organisasi esports terbesar di Asia Tenggara, EVOS Esports telah memiliki lebih dari 7 juta pengikut di media sosial dan dikenal luas karena kesuksesannya dalam berbagai turnamen kejuaraan Esports.
Dengan perjalanan panjang di dunia Esports, EVOS kini mulai merambah dunia balap dengan membentuk SEKUYA EVOS Racing Team, salah satu tim balap pertama yang dibentuk oleh organisasi Esports di Asia.
Lihat Juga :