Polemik Royalti Agnez Mo vs Ari Bias, Piyu Padi Sindir Penyanyi yang Playing Victim

Kamis, 06 Februari 2025 - 11:40 WIB
loading...
Polemik Royalti Agnez...
Polemik royalti antara Agnez Mo dan Ari Bias semakin memanas setelah Piyu Padi turut menanggapi isu tersebut. Piyu menyindir pihak yang playing victim. Foto/Instagram Piyu Padi
A A A
JAKARTA - Polemik royalti antara Agnez Mo dan Ari Bias semakin memanas setelah Piyu Padi turut menanggapi isu tersebut. Dalam pernyataannya, Piyu menyindir pihak yang dianggapnya playing victim dalam kasus ini, memicu perdebatan di kalangan musisi dan warganet.

Perselisihan ini bermula dari klaim mengenai hak royalti lagu yang dinyanyikan Agnez Mo, sementara Ari Bias merasa tidak mendapatkan keadilan atas hak cipta yang ia miliki. Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pun menyatakan Agnez melakukan pelanggaran hak cipta atas lagu Bilang Saja ciptaan Ari.

Mantan artis cilik itu kemudian diwajibkan membayar Rp1,5 miliar, menimbulkan pro dan kontra di kalangan musisi Tanah Air. Melly Goeslaw dan Armand Maulana mengungkapkan kekhawatiran mereka bahwa putusan ini dapat memperburuk hubungan antara penyanyi dan pencipta lagu serta merusak ekosistem musik di Indonesia.

Unggahan mereka di Instagram pun mendapat dukungan dari Agnez. Di sisi lain, musisi seperti Ahmad Dhani dan Piyu Padi memiliki pandangan berbeda. Menurut sang gitaris, tuntutan dari pencipta lagu adalah sesuatu yang wajar karena mereka hanya memperjuangkan hak ekonomi mereka secara adil.

Polemik Royalti Agnez Mo vs Ari Bias, Piyu Padi Sindir Penyanyi yang Playing Victim

Foto/Instagram @piyu_logy

Baca Juga: Tok! Agnez Mo Harus Bayar Rp1,5 Miliar pada Ari Bias, Langgar Hak Cipta Lagu Bilang Saja



"Pencipta lagu menuntut kesetaraan hak ekonomi yang wajar. Tidak muluk-muluk dan fantastis," kata Piyu dikutip dari Instagram @piyu_logy, Kamis (6/2/2025).

Piyu menyesalkan pernyataan beberapa musisi yang menyebut putusan ini dapat merusak ekosistem musik, seolah-olah menyudutkan pencipta lagu. Ia juga mengkritik sikap penyanyi yang sering beralasan bahwa pembayaran royalti adalah tanggung jawab EO (event organizer) atau promotor.

"Anda para penyanyi ini membawakan karya lagu atau hak orang tapi tidak monitor apakah hak pencipta sudah dipenuhi belum? Tolong dong diingatkan EO promotor-nya. Ini nggak perlu diajarkan karena Anda bukan anak kecil," jelasnya.

Menurut Piyu, penyanyi seharusnya ikut memastikan hak pencipta lagu telah terpenuhi, bukan sekadar menyalahkan EO atau promotor.

Baca Juga: Agnez Mo Disebut Tak Bayar Royalti Musik pada Komposer Ari Bias sejak 2004

"Ini mau mengkambinghitamkan EO dan promotor bahwa kesadaran itu bukan dari Anda. EO dan promotor membantu membayarkan melalui LMK/LMKN sesuai UU yang berlaku saat ini, seperti kasus Ari Bias dan Agnez Mo, namun nyatanya tidak ada pembayaran. Lalu siapa yang bertanggung jawab atas hak pencipta lagu?" ujarnya.

Piyu juga menyindir penyanyi yang menurutnya seolah-olah bermain sebagai korban dalam polemik ini.

"Anda, penyanyi ini ingin playing victim. Ini ada kewajiban hukum yang harus dipenuhi. Terus Anda tidak peduli dengan hak pencipta karya itu baik secara etika maupun hukum? Kalau begitu, Anda namanya disebut apa? Anda penyanyi menimbun berlian sedangkan pencipta lagu mengais remah-remah demi periuk nasi," ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Piyu meminta agar Melly Goeslaw mengajak para pencipta lagu untuk berdiskusi terkait revisi UU Hak Cipta yang saat ini sedang disusun bersama anggota DPR lainnya.

Baca Juga: Ironis! Piyu Padi Reborn hanya Dapat Royalti Performing Right Rp346 Ribu per Tahun

"Jangan lupa teh Melly kalo mau revisi Undang Undang Hak Cipta kita diajak ikut menyusun ya. Jangan nyusun sendiri trus tiba-tiba jadi UU baru. Ajak teman-teman pencipta lagu ikut berpartisipasi, mereka bukan orang jahat kok setidaknya dengarkan suara mereka," tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Tur Dunia hingga...
Dari Tur Dunia hingga Royalti, Penghasilan G-Dragon Tembus Rp731 Miliar
ARDI Tolak Royalti LMKN...
ARDI Tolak Royalti LMKN Senilai Rp25 Juta, Ikke Nurjanah: Harus Transparan!
Royalti ARDI Anjlok...
Royalti ARDI Anjlok ke Rp25 Juta, Ikke Nurjanah Desak Transparansi LMKN
Jelang Lebaran, LMKN...
Jelang Lebaran, LMKN Distribusi Royalti Sebesar Rp24, 9 Miliar kepada 5 LMK
Di Tengah Duka Kepergian...
Di Tengah Duka Kepergian Vidi Aldiano, Unggahan Ahmad Dhani soal Royalti Tuai Kritikan
Duka Mendalam Agnez...
Duka Mendalam Agnez Mo untuk Vidi Aldiano: Rest in Love
Isu Royalti Musik Mengemuka,...
Isu Royalti Musik Mengemuka, Menteri HAM dan AKSI Dukung Langkah 60 Pencipta Lagu
Puluhan Pencipta Lagu...
Puluhan Pencipta Lagu Datangi KPK, Laporkan LMKN
Sidang SCCR Ke-47, Proposal...
Sidang SCCR Ke-47, Proposal Indonesia Didukung Banyak Negara dan Kelompok Regional Besar
Rekomendasi
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved