Barack Obama dan Michelle Dikabarkan Sedang Persiapkan Perceraian, Sudah Hidup Terpisah
Jum'at, 07 Februari 2025 - 14:20 WIB
loading...
Barack Obama dan Michelle Obama dikabarkan sedang mempersiapkan perceraian, dengan laporan yang menyebutkan bahwa mereka telah hidup terpisah belakangan ini. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Barack Obama dan Michelle Obama dikabarkan sedang mempersiapkan perceraian, dengan laporan yang menyebutkan bahwa mereka telah hidup terpisah belakangan ini.
Seorang sumber menyatakan bahwa baik Barack Obama dan Michelle Obama siap melanjutkan hidup masing-masing. Michelle saat ini disebut ingin mengutamakan dirinya sendiri setelah banyak berkorban untuk sang suami.
"Barack siap untuk melanjutkan hidupnya, begitu juga Michelle. Michelle telah berkorban begitu banyak selama bertahun-tahun, dan sekarang dia akhirnya mengutamakan dirinya sendiri," kata sumber tersebut.
Dilansir dari Radar Online, Jumat (7/2/2025), sumber lainnya menjelaskan bahwa pasangan ini ingin bercerai secara diam-diam lantaran perpisahan merupakan hal yang memalukan bagi mereka.
![Barack Obama dan Michelle Dikabarkan Sedang Persiapkan Perceraian, Sudah Hidup Terpisah]()
Foto/Getty Images
Baca Juga: Jennifer Aniston dan Barack Obama Diisukan Selingkuh, Rumor Lama Muncul Kembali
"Mereka sudah berpisah dan menjalani kehidupan masing-masing. Perceraian mereka akan terjadi secara diam-diam. Bagi mereka, mengakui kegagalan ini adalah hal yang cukup memalukan," jelasnya.
Di tengah rumor yang berkembang, Barack dan Michelle tetap berusaha mempertahankan citra sebagai pasangan yang solid. Spekulasi ini semakin kuat setelah Michelle absen dalam beberapa acara penting, seperti pemakaman kenegaraan Jimmy Carter dan pelantikan kedua Donald Trump.
Pernikahan yang telah berjalan selama 32 tahun ini juga menghadapi tantangan lain, termasuk isu perselingkuhan Barack dengan aktris terkenal, Jennifer Aniston.
Kabar perceraian pasangan ini disebut mulai berdampak besar, terutama pada dukungan finansial untuk proyek-proyek mereka. Beberapa pendukung utama mantan Presiden Amerika itu, termasuk CEO Amazon Jeff Bezos dan CEO Airbnb Brian Chesky, yang masing-masing menyumbang USD100 juta atau Rp1,6 triliunpada 2022, kini mulai menjauh.
Baca Juga: Barack Obama Terlihat Tanpa Michelle di Pelantikan Trump, Rumah Tangganya Dikabarkan Retak
Hal ini berdampak pada penggalangan dana untuk Pusat Kepresidenan Obama di Chicago, yang mengalami penurunan lebih dari 50 persen pada tahun berikutnya, berdasarkan laporan IRS.
Sejumlah donatur juga mengkritik penggunaan dana, termasuk kompensasi eksekutif lebih dari USD5 juta atau Rp81 miliar dan gaji tinggi yang diberikan kepada beberapa staf, seperti Valerie Jarrett yang menerima USD740 ribu atau Rp12 miliar pada 2023.
Selain itu, proyek pembangunan Pusat Kepresidenan Obama juga menghadapi gugatan hukum senilai USD40 juta atau Rp653 miliar. Robert McGee, pemilik perusahaan konstruksi di South Side, mengajukan gugatan terhadap Thornton Tomasetti, menuduh adanya diskriminasi rasial dalam proses pembangunan.
McGee mengklaim bahwa bisnisnya, yang dimiliki oleh minoritas, mengalami pengawasan berlebihan dan perlakuan tidak adil dibandingkan dengan kontraktor non-minoritas. Namun, pihak Tomasetti membantah tuduhan tersebut, mengklaim bahwa keterlambatan proyek terjadi akibat kinerja buruk dari perusahaan McGee.
Baca Juga: Selera Musik Presiden Amerika, Barack Obama Suka Lagu U2 hingga Kendrick Lamar
Pusat Kepresidenan Obama, yang berlokasi di South Side Chicago dekat Universitas Chicago, menghadapi berbagai tantangan, termasuk penundaan proyek dan peningkatan biaya dari USD500 juta atau Rp8,1 triliun menjadi lebih dari USD700 juta atau Rp11 triliun. Proyek ini direncanakan mencakup museum, kantor Yayasan Obama, perpustakaan umum, serta ruang rekreasi, dengan target pembukaan pada 2026.
Seorang sumber menyatakan bahwa baik Barack Obama dan Michelle Obama siap melanjutkan hidup masing-masing. Michelle saat ini disebut ingin mengutamakan dirinya sendiri setelah banyak berkorban untuk sang suami.
"Barack siap untuk melanjutkan hidupnya, begitu juga Michelle. Michelle telah berkorban begitu banyak selama bertahun-tahun, dan sekarang dia akhirnya mengutamakan dirinya sendiri," kata sumber tersebut.
Dilansir dari Radar Online, Jumat (7/2/2025), sumber lainnya menjelaskan bahwa pasangan ini ingin bercerai secara diam-diam lantaran perpisahan merupakan hal yang memalukan bagi mereka.

Foto/Getty Images
Baca Juga: Jennifer Aniston dan Barack Obama Diisukan Selingkuh, Rumor Lama Muncul Kembali
"Mereka sudah berpisah dan menjalani kehidupan masing-masing. Perceraian mereka akan terjadi secara diam-diam. Bagi mereka, mengakui kegagalan ini adalah hal yang cukup memalukan," jelasnya.
Di tengah rumor yang berkembang, Barack dan Michelle tetap berusaha mempertahankan citra sebagai pasangan yang solid. Spekulasi ini semakin kuat setelah Michelle absen dalam beberapa acara penting, seperti pemakaman kenegaraan Jimmy Carter dan pelantikan kedua Donald Trump.
Pernikahan yang telah berjalan selama 32 tahun ini juga menghadapi tantangan lain, termasuk isu perselingkuhan Barack dengan aktris terkenal, Jennifer Aniston.
Kabar perceraian pasangan ini disebut mulai berdampak besar, terutama pada dukungan finansial untuk proyek-proyek mereka. Beberapa pendukung utama mantan Presiden Amerika itu, termasuk CEO Amazon Jeff Bezos dan CEO Airbnb Brian Chesky, yang masing-masing menyumbang USD100 juta atau Rp1,6 triliunpada 2022, kini mulai menjauh.
Baca Juga: Barack Obama Terlihat Tanpa Michelle di Pelantikan Trump, Rumah Tangganya Dikabarkan Retak
Hal ini berdampak pada penggalangan dana untuk Pusat Kepresidenan Obama di Chicago, yang mengalami penurunan lebih dari 50 persen pada tahun berikutnya, berdasarkan laporan IRS.
Sejumlah donatur juga mengkritik penggunaan dana, termasuk kompensasi eksekutif lebih dari USD5 juta atau Rp81 miliar dan gaji tinggi yang diberikan kepada beberapa staf, seperti Valerie Jarrett yang menerima USD740 ribu atau Rp12 miliar pada 2023.
Selain itu, proyek pembangunan Pusat Kepresidenan Obama juga menghadapi gugatan hukum senilai USD40 juta atau Rp653 miliar. Robert McGee, pemilik perusahaan konstruksi di South Side, mengajukan gugatan terhadap Thornton Tomasetti, menuduh adanya diskriminasi rasial dalam proses pembangunan.
McGee mengklaim bahwa bisnisnya, yang dimiliki oleh minoritas, mengalami pengawasan berlebihan dan perlakuan tidak adil dibandingkan dengan kontraktor non-minoritas. Namun, pihak Tomasetti membantah tuduhan tersebut, mengklaim bahwa keterlambatan proyek terjadi akibat kinerja buruk dari perusahaan McGee.
Baca Juga: Selera Musik Presiden Amerika, Barack Obama Suka Lagu U2 hingga Kendrick Lamar
Pusat Kepresidenan Obama, yang berlokasi di South Side Chicago dekat Universitas Chicago, menghadapi berbagai tantangan, termasuk penundaan proyek dan peningkatan biaya dari USD500 juta atau Rp8,1 triliun menjadi lebih dari USD700 juta atau Rp11 triliun. Proyek ini direncanakan mencakup museum, kantor Yayasan Obama, perpustakaan umum, serta ruang rekreasi, dengan target pembukaan pada 2026.
(dra)
Lihat Juga :