Danone Indonesia Hadirkan Program Rehat Dukung Kesehatan Mental Karyawan
Minggu, 09 Februari 2025 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Dra Maria Stefania Ekowati Psi - Psikolog & Initiator Kaukus Kesehatan Jiwa menjelaskan “Banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan, permintaan berlebihan yang tidak sesuai kompetensi, tidak diapresiasi merupakan beberapa contoh stressor di tempat kerja. Hal-hal ini juga berpengaruh dengan bagaimana kita mengelolanya yakni terkait dengan beberapa hal seperti manajemen waktu, mengambil waktu istirahat dengan cuti untuk rekreasi atau melakukan kegiatan yang menghilangkan stress seperti journaling. Beberapa tanda gejala dan stress yang penting kita kenali yakni gejala fisik dan psikologi misalnya cemas berlebihan, perubahan mood. Namun, jika kita sampai di titik tidak mampu untuk menangani stres tersebut maka sebaiknya perlu konsultasi ke ahli.”
Inaya Wahid - Budayawan memaparkan pengalamannya akan isu kesehatan mental, “Saya percaya kita semua pasti mengalami banyak hal dan memiliki berbagai tantangan. Kadang beberapa hal yang menyebabkan saya trauma sering saya simpan karena saya berpikir bahwa jika saya bereaksi hal tersebut terlihat tidak perlu dilakukan. Sehingga emosi yang saya pendam terkadang menjadi meledak baik menjadi kemarahan atau kesedihan. Tahun lalu saya juga merasakan beberapa hal terkait kegagalan serta hal-hal yang mentrigger saya untuk melihat hidup sebagai hal yang buruk. Hal yang saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah mencari informasi, menghubungi orang yang dapat membantu saya dan melakukan konsultasi dengan psikolog.”
Baca Juga: Tepis Isu Cerai, Meghan Markle Cium Pangeran Harry: Dia Sangat Berarti Bagiku
Menyadari pentingnya mengatasi isu mental health khususnya di dunia kerja, Danone Indonesia memiliki inisiatif untuk memperhatikan kesehatan mental karyawannya melalui Program REHAT (Recharge Your Mental Health). REHAT hadir untuk membantu karyawan Danone Indonesia dalam meningkatkan kesehatan mental dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dimulai dari Promosi dan Pencegahan, Deteksi/Skrining Awal, dan Treatment. Layanan ini dibantu oleh tenaga ahli melalui RILIV, sebuah aplikasi kesehatan mental yang memberikan layanan konseling psikologi online, meditasi, cerita lelap, music relaksasi, dan konten edukasi kesehatan mental.
“Acara hari ini maupun dukungan karyawan untuk kesehatan mental dalam REHAT adalah bagian dari Be Well yang merupakan program kesejahteraan dan manfaat yang diimplementasikan secara global dengan tujuan untuk mendukung perubahan perilaku melalui penerapan tindakan terarah yang dikelompokkan dalam 3 pilar, yaitu berdampak positif terhadap kesehatan karyawan Danone, keluarga mereka, dan dampak pada kesehatan komunitas. Selain talkshow yang berfokus pada pembahasan isu mental health, di kegiatan BeWell 2025 hari ini kamu juga menyediakan booth konsultasi di mana karyawan Danone Indonesia dapat melakukan pengecekan gula darah, tekanan darah, dsb. Indonesia dalam kondisi sehat. Kami berharap inisiatif ini dapat bermanfaat positif bagi karyawan kami dan meningkatkan kesehatan maupun produktivitasnya. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi sedari dini serta memastikan karyawan Danone.”tutupAri.
Inaya Wahid - Budayawan memaparkan pengalamannya akan isu kesehatan mental, “Saya percaya kita semua pasti mengalami banyak hal dan memiliki berbagai tantangan. Kadang beberapa hal yang menyebabkan saya trauma sering saya simpan karena saya berpikir bahwa jika saya bereaksi hal tersebut terlihat tidak perlu dilakukan. Sehingga emosi yang saya pendam terkadang menjadi meledak baik menjadi kemarahan atau kesedihan. Tahun lalu saya juga merasakan beberapa hal terkait kegagalan serta hal-hal yang mentrigger saya untuk melihat hidup sebagai hal yang buruk. Hal yang saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah mencari informasi, menghubungi orang yang dapat membantu saya dan melakukan konsultasi dengan psikolog.”
Baca Juga: Tepis Isu Cerai, Meghan Markle Cium Pangeran Harry: Dia Sangat Berarti Bagiku
Menyadari pentingnya mengatasi isu mental health khususnya di dunia kerja, Danone Indonesia memiliki inisiatif untuk memperhatikan kesehatan mental karyawannya melalui Program REHAT (Recharge Your Mental Health). REHAT hadir untuk membantu karyawan Danone Indonesia dalam meningkatkan kesehatan mental dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dimulai dari Promosi dan Pencegahan, Deteksi/Skrining Awal, dan Treatment. Layanan ini dibantu oleh tenaga ahli melalui RILIV, sebuah aplikasi kesehatan mental yang memberikan layanan konseling psikologi online, meditasi, cerita lelap, music relaksasi, dan konten edukasi kesehatan mental.
“Acara hari ini maupun dukungan karyawan untuk kesehatan mental dalam REHAT adalah bagian dari Be Well yang merupakan program kesejahteraan dan manfaat yang diimplementasikan secara global dengan tujuan untuk mendukung perubahan perilaku melalui penerapan tindakan terarah yang dikelompokkan dalam 3 pilar, yaitu berdampak positif terhadap kesehatan karyawan Danone, keluarga mereka, dan dampak pada kesehatan komunitas. Selain talkshow yang berfokus pada pembahasan isu mental health, di kegiatan BeWell 2025 hari ini kamu juga menyediakan booth konsultasi di mana karyawan Danone Indonesia dapat melakukan pengecekan gula darah, tekanan darah, dsb. Indonesia dalam kondisi sehat. Kami berharap inisiatif ini dapat bermanfaat positif bagi karyawan kami dan meningkatkan kesehatan maupun produktivitasnya. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi sedari dini serta memastikan karyawan Danone.”tutupAri.
(dra)
Lihat Juga :