Wang Xiaofei Tuai Kontroversi di Tengah Kematian Barbie Hsu, Putuskan Hubungan dengan Ibunya
Senin, 10 Februari 2025 - 12:20 WIB
loading...
Wang Xiaofei kembali menjadi berita utama di tengah kematian Barbie Hsu. Foto/ getty
A
A
A
JAKARTA – Wang Xiaofei kembali menjadi berita utama, di mana dia mengumumkan telah memutuskan semua hubungan dengan ibunya, Zhang Lan di tengah kekacauan keluarga yang sedang berlangsung setelah kematian Barbie Hsu .
Wang Xiaofei mengungkap ketidakpuasannya karena terlibat dalam kontroversi seputar ibunya dan sosok yang terkait dengannya, yang menyebabkan akun mereka diblokir di Douyin.
Baca Juga: Hari Ketujuh Kematian Barbie Hsu, Jadi Ulang Tahun Pernikahan Paling Menyakitkan DJ Koo
Dikutip Dimsamdaily.hk, dalam sebuah unggahan yang dibagikan di media sosial, dia membagikan foto Zhang, dengan menyatakan bahwa dirinya tidak berbakti kepada orang tua. "Tetapi saya sama sekali tidak dapat menafkahi orang seperti dia!" ujar Wang Xiaofei.
Komentarnya menyoroti keretakan yang semakin besar, karena dia menuduh Zhang menyeretnya ke dalam situasi yang tidak menguntungkan. Lebih jauh, Wang Xiaofei mengumumkan rencana untuk menuntut Douyin, mempertanyakan keputusan hakim Taiwan mengenai hak asuh anak-anaknya, dan mengungkapkan rasa frustrasi atas pembatasan yang mencegah mereka kembali ke daratan China selama liburan sekolah.
Wang Xiaofei mengungkap ketidakpuasannya karena terlibat dalam kontroversi seputar ibunya dan sosok yang terkait dengannya, yang menyebabkan akun mereka diblokir di Douyin.
Baca Juga: Hari Ketujuh Kematian Barbie Hsu, Jadi Ulang Tahun Pernikahan Paling Menyakitkan DJ Koo
Dikutip Dimsamdaily.hk, dalam sebuah unggahan yang dibagikan di media sosial, dia membagikan foto Zhang, dengan menyatakan bahwa dirinya tidak berbakti kepada orang tua. "Tetapi saya sama sekali tidak dapat menafkahi orang seperti dia!" ujar Wang Xiaofei.
Komentarnya menyoroti keretakan yang semakin besar, karena dia menuduh Zhang menyeretnya ke dalam situasi yang tidak menguntungkan. Lebih jauh, Wang Xiaofei mengumumkan rencana untuk menuntut Douyin, mempertanyakan keputusan hakim Taiwan mengenai hak asuh anak-anaknya, dan mengungkapkan rasa frustrasi atas pembatasan yang mencegah mereka kembali ke daratan China selama liburan sekolah.
Lihat Juga :