Kasus Dugaan Pemerasan yang Libatkan Nikita Mirzani Naik Sidik, Reza Gladys Rugi Rp4 Miliar
Selasa, 11 Februari 2025 - 09:00 WIB
loading...
Kasus dugaan pemerasan dan pengancaman yang menjerat Nikita Mirzani dan kawan-kawan naik ke penyidikan. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Kasus dugaan pemerasan dan pengancaman yang menjerat Nikita Mirzani dan kawan-kawan dinyatakan naik status dari penyelidikan ke penyidikan. Dalam kasus ini, Reza Gladys selaku korban disinyalir mengalami kerugian sebesar Rp4 miliar.
Kerugian yang dialami Reza Gladys ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.
Baca Juga: Profil Reza Gladys yang Laporkan Nikita Mirzani Kasus Pemerasan, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
"Saat ini tahapan prosesnya adalah sudah dalam tahap penyidikan," kata Ade Ary kepada wartawan, baru-baru ini.
Ade Ary menjelaskan singkat kronologi kasus yang dilaporan dokter kecantikan tersebut. Bermula saat Nikita Mirzani diduga menjelek-jelekan produk kecantikan milik Reza Glays melalui siaran langsung di TikTok.
"Kemudian pada tanggal 13 November 2024, korban menghubungi terlapor yang merupakan asisten dari saudari NM melalui WhatsApp, dengan tujuan untuk bersilaturahmi dengan saudari NM," beber Ade Ary.
"Lalu korban mendapat respons dari terlapor berupa ancaman akan speak up ke media sosial bila silaturahmi tersebut tidak menghasilkan uang," ujarnya lagi.
Kerugian yang dialami Reza Gladys ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.
Baca Juga: Profil Reza Gladys yang Laporkan Nikita Mirzani Kasus Pemerasan, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
"Saat ini tahapan prosesnya adalah sudah dalam tahap penyidikan," kata Ade Ary kepada wartawan, baru-baru ini.
Ade Ary menjelaskan singkat kronologi kasus yang dilaporan dokter kecantikan tersebut. Bermula saat Nikita Mirzani diduga menjelek-jelekan produk kecantikan milik Reza Glays melalui siaran langsung di TikTok.
"Kemudian pada tanggal 13 November 2024, korban menghubungi terlapor yang merupakan asisten dari saudari NM melalui WhatsApp, dengan tujuan untuk bersilaturahmi dengan saudari NM," beber Ade Ary.
"Lalu korban mendapat respons dari terlapor berupa ancaman akan speak up ke media sosial bila silaturahmi tersebut tidak menghasilkan uang," ujarnya lagi.
Lihat Juga :